Air Tanah Jadi Objek Pajak Pemkot Pontianak

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan Raperda kepada Ketua DPRD Kota Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak resmi menjadikan air tanah sebagai objek pajak daerah. Hal ini disampaikan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, saat membacakan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Senin (2/3/2026).

Raperda utama yang dibahas adalah mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Menurut Wali Kota, penyesuaian ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). UU tersebut mengatur ulang jenis pajak dan retribusi yang menjadi kewenangan daerah, sehingga Pemkot wajib menyesuaikan perda yang berlaku.

“Kita harus menyesuaikan dengan regulasi terbaru terkait hubungan keuangan pusat dan daerah. Ini penting agar kewenangan pemungutan pajak tetap sah secara hukum dan optimal dalam pelaksanaannya,” ujar Edi.

Salah satu poin penting dalam Raperda adalah memasukkan pajak air tanah secara tegas. Kebijakan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga menjadi instrumen pengawasan lingkungan.

“Air tanah harus dikendalikan penggunaannya. Selain memberi kontribusi terhadap PAD, regulasi ini menjadi alat kontrol agar pemanfaatannya tidak berlebihan,” tambah Wali Kota.

Optimalisasi PAD dinilai strategis, terutama setelah penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat. Dengan basis pajak yang sah dan terukur, Pemkot berharap memiliki ruang fiskal lebih besar untuk membiayai pembangunan dan layanan publik.

Baca Juga : Operasi Pasar Murah Pontianak Bantu Warga Sambut Idulfitri dengan Harga Terjangkau

Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudin, menilai pengenaan pajak air tanah sebagai langkah tepat, asalkan diiringi regulasi yang adil dan pengawasan jelas.

“DPRD mendukung upaya pemerintah kota menyesuaikan kebijakan fiskal sesuai amanat undang-undang sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembahasan Raperda akan dilakukan secara komprehensif agar tidak memberatkan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil. “Optimalisasi PAD harus disertai kajian matang, transparansi, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat. Pajak air tanah juga penting sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan sumber daya agar tetap berkelanjutan,” ungkap Satarudin.

Baca Juga : Eksibisi ORADO, Edi Kamtono: Domino Asah Strategi dan Sportivitas

Selain Raperda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemkot Pontianak juga mengusulkan perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat Khatulistiwa Pontianak menjadi Perseroda. Sementara, Raperda Pemajuan Kebudayaan merupakan inisiatif DPRD.

Wali Kota berharap DPRD segera membahas dan menyempurnakan seluruh Raperda ini agar menjadi payung hukum yang kuat dalam mendukung kemandirian fiskal dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan di Kota Pontianak.*

Semangat Tri Prasetya: RRI Kian Adaptif dan Dekat dengan Warga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Memasuki usia ke-81 tahun,...

Kepala LPP RRI Pontianak Budi Suwarno didampingi Kabag TU hingga Katim menyalakan obor Tri Prasetya pada puncak perayaan HUT ke-81 RRI di aula RRI Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat, 11 September 2026. (Foto: RRI/Jodi Aribowo)

Cegah Korupsi, Pemkot Pontianak Perkuat Pengawasan dan Digitalisasi Pelayanan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memperkuat...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menghadiri Sosialisasi Anti Korupsi bagi Masyarakat di Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (10/9/2026).

Pemkot Pontianak Perluas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pekerja Informal

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah usai menandatangani dokumen Rencana Aksi Tim Optimalisasi Peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kota Pontianak di Hotel Ibis, Rabu (9/9/2026).

Masukan Fraksi DPRD Sempurnakan Perubahan APBD Pontianak 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menggunakan...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menyampaikan hasil pembahasan Perubahan APBD Pontianak 2026.

Kabut Asap Belum Reda, Insan Maritim Peduli Bantu Ojol dan Warga Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kabut asap akibat kebakaran...

Insan Maritim Peduli menyalurkan bantuan sembako dan air bersih kepada ojol dan warga Pontianak di tengah kabut asap.

Pemkot Pontianak Gandeng Mahasiswa Kawal Pembangunan dan Inovasi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Pontianak di Ruang Pontive Center.

berita terkini