Pemerintah Batasi Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Mulai 28 Maret 2026

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan kebijakan perlindungan anak di ruang digital.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas untuk melindungi anak-anak di ruang digital. Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital, pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan teknis pelaksanaan PP TUNAS.

Salah satu poin utama dalam kebijakan tersebut adalah pembatasan akses akun digital bagi anak di bawah usia 16 tahun pada sejumlah platform yang dinilai berisiko tinggi.

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid mengatakan negara perlu hadir untuk melindungi anak-anak dari berbagai ancaman di internet, mulai dari paparan pornografi, perundungan siber hingga penipuan daring.

“Pemerintah hadir agar orang tua tidak lagi bertarung sendirian menghadapi kekuatan algoritma,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Meski berpotensi menimbulkan pro dan kontra, Meutya menilai kebijakan tersebut merupakan langkah penting untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi generasi muda.

Pemerintah menetapkan kebijakan ini mulai diterapkan secara bertahap pada 28 Maret 2026. Pada tahap awal, akun anak di bawah 16 tahun di sejumlah platform digital berisiko tinggi akan mulai dinonaktifkan sesuai ketentuan.

Beberapa platform yang masuk dalam pemantauan antara lain:

  • YouTube
  • TikTok
  • Facebook
  • Instagram
  • Threads
  • X
  • Bigo Live
  • Roblox

Penyelenggara sistem elektronik atau platform digital tersebut diwajibkan melakukan penyesuaian teknis agar sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga : Menaker Tegas! THR 2026 Wajib Dibayar Penuh, Dilarang Dicicil

Upaya Lindungi Generasi Muda

Menurut Meutya, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan transformasi digital berjalan seiring dengan perlindungan anak.

Ia juga menilai langkah ini menjadi bentuk komitmen Indonesia dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan aman bagi generasi muda.

“Kita ingin teknologi memanusiakan manusia dan mendukung perkembangan anak secara utuh. Ini adalah investasi untuk masa depan generasi muda Indonesia,” ujarnya.*

 

Sumber :

Komdigi

Polri Larang Anggota Gunakan Vape, Antisipasi Narkotika Cair

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Polri resmi melarang seluruh...

Polri menerbitkan larangan penggunaan vape bagi seluruh personel untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika cair dan Etomidate. (Foto: Humas Polri)

Kemenhut Siagakan 61 Pesawat dan Helikopter Tangani Karhutla 2026

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengintensifkan...

Petugas melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan gambut menggunakan helikopter dalam operasi penanganan karhutla. (Foto: Kemenhut)

BSU 2026 Rp900 Ribu, Ini Batas Gaji dan Syarat Penerimanya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerbitkan...

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan kebijakan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 dengan besaran bantuan Rp900 ribu bagi pekerja yang memenuhi persyaratan. (foto: kemnaker)

FlyJaya Buka Rute Langsung Jakarta-Ketapang Mulai 4 November

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Maskapai penerbangan FlyJaya kembali...

Pesawat FlyJaya yang melayani kembali penerbangan langsung rute Jakarta-Ketapang mulai 4 November 2026. (Foto: instagram.com/flyjaya)

Isu Penghapusan BPJS Kesehatan Hoaks, Program JKN Tetap Berjalan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – BPJS Kesehatan membantah kabar...

BPJS Kesehatan menegaskan isu penghapusan Program JKN yang beredar di media sosial tidak benar dan layanan tetap berjalan. (Foto: BPJS Kesehatan)

Mentan Amran Kecam Pengoplosan Beras SPHP, 600 Ton Terindikasi

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi...

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau lokasi dugaan pengoplosan beras SPHP di Toko Beras Kayumanis, Jakarta Timur. (Dok. Kementan)

berita terkini