BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Singkawang, Kalimantan Barat, Senin (2/3/2026). Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana.
Program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari visi Prabowo Subianto dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.
Dalam peninjauan tersebut, AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi unggul di masa depan. Menurutnya, Sekolah Rakyat dirancang agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang baik dan gratis.
Di Kalimantan Barat, pemerintah merencanakan pembangunan tiga Sekolah Rakyat, yakni satu lokasi di Pontianak dan dua lokasi di Singkawang yang dikelola oleh pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Total anggaran yang disiapkan untuk tiga proyek tersebut mencapai sekitar Rp750 miliar, dengan estimasi biaya sekitar Rp240 miliar untuk setiap sekolah.
Sekolah Rakyat di Singkawang dirancang sebagai kompleks pendidikan terintegrasi yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan. Fasilitas yang disiapkan meliputi ruang kelas modern, laboratorium, sarana olahraga, serta asrama bagi para siswa.
Konsep sekolah berasrama ini, menurut AHY, tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta kesehatan fisik para siswa.
Baca Juga : Singkawang Targetkan 4.000 Rumah Subsidi untuk Warga Berpenghasilan Rendah
Target Rampung Pertengahan 2026
Proyek pembangunan sekolah tersebut saat ini dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dengan progres konstruksi mencapai sekitar 11,47 persen. Meski menghadapi tantangan cuaca dan kebutuhan tenaga kerja, pemerintah optimistis pembangunan dapat rampung pada pertengahan 2026.
Dalam kesempatan itu, AHY juga mengingatkan para pelaksana proyek agar tetap mengutamakan keselamatan kerja serta menjaga kualitas konstruksi.
Kunjungan kerja ini turut dihadiri oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Direktur Infrastruktur Dukungan Pendidikan Jonny Zainuri Echsan, serta jajaran staf dan tenaga ahli dari Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mencetak generasi unggul serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.*
Sumber :
Kemenkoinfra.go.id
