Kunjungi Pontianak, Menteri Wihaji Dorong Penguatan Tim Pendamping Keluarga

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (pakaian batik) bersama Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI Wihaji (kemeja putih-kiri).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji, menegaskan pentingnya penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mendukung pelaksanaan Program Bangga Kencana sekaligus mempercepat penurunan stunting. Hal itu disampaikannya saat kunjungan kerja di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (7/3/2026) siang.

Menurut Wihaji, pemerintah telah memberikan tugas tambahan kepada TPK di seluruh Indonesia untuk membantu pendistribusian Makanan Pendamping Gizi (MPG) kepada kelompok sasaran, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Penugasan tersebut merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 115 Pasal 47.

Ia menegaskan bahwa bantuan gizi tersebut harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kita pastikan MPG khusus untuk ibu hamil, ibu menyusui dan balita benar-benar sampai kepada penerima manfaat. Ini bagian dari tugas baru yang diberikan kepada Tim Pendamping Keluarga,” ujarnya.

Wihaji juga meminta para pendamping keluarga untuk terus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam menjalankan program pembangunan keluarga. Menurutnya, TPK di Kalimantan Barat, termasuk di Pontianak, memiliki peran penting dalam pendampingan keluarga sekaligus memberikan edukasi kesehatan reproduksi kepada masyarakat.

Foto bersama penerima manfaat bantuan dari Program Bangga Kencana.
Foto bersama penerima manfaat bantuan dari Program Bangga Kencana. (IST)

Baca Juga : Dubes Tiongkok Terkesan dengan Pontianak, Buka Peluang Kerja Sama Infrastruktur dan PLTSa

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat pelaksanaan Program Bangga Kencana untuk memanfaatkan bonus demografi yang sedang dialami daerah tersebut.

Saat ini jumlah penduduk Pontianak mencapai sekitar 693 ribu jiwa dengan komposisi usia produktif sekitar 69,12 persen. Menurut Edi, kondisi tersebut harus dikelola dengan baik agar menjadi kekuatan pembangunan daerah.

“Bonus demografi ini harus dikelola dengan baik agar menjadi kekuatan pembangunan daerah, salah satunya melalui penguatan program keluarga berencana dan pembangunan keluarga,” ungkapnya.

Baca Juga : Wali Kota Pontianak Ajak ASN Jadikan Al-Qur’an Inspirasi Pelayanan

Berdasarkan data Sistem Informasi Keluarga (SIGA) tahun 2025, terdapat sekitar 76.971 pasangan usia subur di Kota Pontianak yang menjadi sasaran utama pelayanan keluarga berencana serta pembinaan ketahanan keluarga.

Selain itu, Pemerintah Kota Pontianak juga telah membentuk 29 Kampung Keluarga Berkualitas yang tersebar di berbagai kelurahan sebagai pusat integrasi program pembangunan keluarga.

Edi menambahkan, hingga 2025 tercatat sekitar 8.553 keluarga berisiko stunting di Pontianak yang telah mendapatkan pendampingan dari Tim Pendamping Keluarga. Karena itu, penguatan tenaga pendamping di lapangan dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pembangunan keluarga.

“TPK adalah garda terdepan yang melakukan pendampingan keluarga secara langsung melalui pendekatan siklus hidup, mulai dari remaja, calon pengantin, ibu hamil, keluarga dengan balita hingga keluarga lansia,” tutupnya.*

Buka Kejuaraan PTM K3, Wako Edi Ingin Atlet Tenis Meja Pontianak Tembus Nasional

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ikut berlaga usai membuka Kejuaraan Persatuan Tenis Meja Keluarga Kudus Kotabaru (PTM K3) di Lapangan Paroki Keluarga Kudus Kotabaru.

SOP Jadi Benteng ASN dari Jeratan Hukum

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah saat membuka Bimtek Penyusunan SOP melalui Aplikasi.

Penertiban Layangan Kembali Digelar, Satpol PP Sisir Pontianak Utara

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Satuan Polisi Pamong Praja...

Anggota Satpol PP Kota Pontianak mengamankan layangan dan perlengkapannya di wilayah Pontianak Utara.

YAKORMA Siap Berkontribusi Kelola Sampah, Bahasan Dorong Peran Organisasi Kemasyarakatan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan saat menghadiri Muswil III YAKORMA Provinsi Kalbar.

Hari Lingkungan Hidup 2026, Bahasan Dorong Gerakan Satu Rumah Satu Pohon

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menanam pohon di area TPA Batulayang dalam rangkaian Kerja Bakti Bersih Lingkungan Bersama dan Penanaman Pohon di TPA Batulayang, Sabtu (6/6/2026) pagi.

Pontianak Utara Deklarasi Bebas Layangan untuk Cegah Bahaya Benang Gelasan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak bersama...

Warga mendeklarasikan Gerakan Pontianak Utara Bebas dari Layangan sebagai upaya mencegah bahaya yang ditimbulkan dari permainan layangan.

berita terkini