Hardiknas 2026, Gubernur Ria Norsan Genjot Akses Pendidikan Kalbar, Target Zero Dropout

Gubernur Kalbar Ria Norsan mendorong akses pendidikan dan program zero dropout.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mempercepat pemerataan akses pendidikan. Gubernur Ria Norsan menegaskan komitmennya menggenjot akses pendidikan dengan target zero dropout atau nol angka putus sekolah di Kalbar.

Bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, Pemprov Kalbar terus mendorong kebijakan pendidikan yang inklusif, merata, dan berbasis digital. Langkah ini sejalan dengan visi besar menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Ria Norsan, tidak boleh ada lagi anak usia sekolah yang terhambat mengakses pendidikan, baik karena faktor ekonomi maupun kondisi geografis.

Baca Juga : Bimtek Hanura Perdana di Kalbar Dongkrak Ekonomi, Ria Norsan Apresiasi OSO

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Kalbar meluncurkan sejumlah program strategis. Salah satunya adalah subsidi SPP bagi siswa guna meringankan beban biaya pendidikan bagi orang tua.

Selain itu, inovasi Desa Sakti menjadi program unggulan dalam menekan angka putus sekolah. Program ini difokuskan pada deteksi dini anak berpotensi putus sekolah di tingkat desa, sehingga intervensi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan yang merata dan berkelanjutan. Kita ingin memastikan keadilan pendidikan dirasakan hingga ke pelosok,” ujar Ria Norsan.

Baca Juga : May Day 2026, Ria Norsan Tekankan Perlindungan dan Hak Buruh

Di tengah luasnya wilayah Kalimantan Barat, digitalisasi menjadi solusi untuk pemerataan kualitas pendidikan. Pada momentum Hardiknas 2026, Pemprov Kalbar mempercepat program penyediaan internet gratis di sekolah-sekolah.

Langkah ini bertujuan agar siswa di daerah terpencil memiliki akses yang sama terhadap informasi dan materi pembelajaran seperti di wilayah perkotaan.

“Melalui digitalisasi, kita membangun jembatan pengetahuan yang menembus batas geografis,” tambahnya.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Tegaskan Kesejahteraan Buruh Kalbar Jadi Prioritas

Kebijakan yang dijalankan mulai menunjukkan hasil positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat kini masuk dalam kategori tinggi, menandakan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Beberapa indikator keberhasilan di antaranya berkurangnya kesenjangan akses pendidikan antara kota dan desa, keberlanjutan program beasiswa, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dan sektor swasta dalam mendukung pendidikan.

Momentum Hardiknas 2026 menjadi simbol kebangkitan pendidikan di Kalbar. Pemerintah optimistis, melalui berbagai program yang terarah, generasi muda Kalbar akan mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.

Komitmen menghadirkan akses pendidikan yang merata, inklusif, dan berbasis digital diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.*

Pemprov Kalbar dan BNPB Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mengikuti rapat koordinasi pengendalian karhutla bersama Kepala BNPB di Posko Utama Karhutla Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya.

Gubernur Ria Norsan Terima PERHIPTANI Kalbar, Fokus Perkuat Penyuluh dan Petani

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima audiensi Pengurus PERHIPTANI Kalbar di Kantor Gubernur untuk membahas penguatan penyuluh pertanian dan kesejahteraan petani.

Wagub Krisantus Ajak ASN Bantu Penuhi Kebutuhan Darah di Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat...

Wagub Kalbar Krisantus Kurniawan meninjau kegiatan donor darah ASN di BPSDM Provinsi Kalbar untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah.

Pemprov Kalbar Percepat Pengerukan Alur Sungai Kapuas Demi Kelancaran Logistik

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan memimpin rapat koordinasi percepatan pengerukan alur pelayaran Sungai Kapuas di Kubu Raya.

Gubernur Ria Norsan Bekali 27 CPNS IPDN, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memberikan pembekalan kepada 27 CPNS lulusan IPDN Angkatan XXXIII di Kantor Gubernur Kalbar.

Gubernur Ria Norsan Resmikan Open API Bank Kalbar, Percepat Digitalisasi Pajak Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan Open API Bank Kalbar dan QRIS Dinamis MPM dalam High-Level Meeting TP2DD di Pontianak.

berita terkini