RI dan Rusia Serukan Diplomasi untuk Timur Tengah

Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Georgy Borisenko saat pertemuan diplomatik di Moskow membahas konflik Timur Tengah.

BERIKABARNEWS l MOSKOW – Indonesia dan Rusia menyerukan pentingnya jalur diplomasi untuk meredakan konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah. Seruan itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan regional akibat aksi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan konsultasi diplomatik antara Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Georgy Borisenko di Moskow, Rabu (13/5/2026).

Dalam pertemuan itu, kedua negara menilai situasi keamanan di Timur Tengah membutuhkan perhatian serius agar konflik tidak semakin meluas.

Indonesia dan Rusia sepakat bahwa penyelesaian konflik harus dilakukan melalui diplomasi, penghormatan terhadap hukum internasional, serta menjunjung tinggi prinsip kedaulatan negara.

“Kedua pihak menekankan pentingnya mengatasi akar ketidakstabilan yang dipicu aksi militer AS dan Israel terhadap Iran,” demikian pernyataan resmi Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Baca Juga : Negara Kantongi Rp10,2 Triliun dari Penertiban Hutan

Kedua negara juga menyoroti dampak intervensi militer yang dinilai memperburuk kondisi keamanan dan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Selain membahas perkembangan situasi Iran, konsultasi diplomatik tersebut juga menyinggung sejumlah konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Isu yang dibahas meliputi konflik Palestina-Israel, kondisi keamanan di Lebanon, hingga krisis yang masih berlangsung di Suriah dan Yaman.

Dalam dialog itu, Indonesia dan Rusia kembali menegaskan dukungan terhadap penyelesaian konflik berdasarkan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga : Bareskrim dan BI Musnahkan 466 Ribu Lembar Uang Palsu

Kedua negara turut menekankan pentingnya prinsip non-intervensi serta penghormatan terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan masing-masing negara.

Untuk memperkuat upaya perdamaian, Indonesia dan Rusia juga membuka peluang kerja sama yang lebih erat melalui Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Kerja sama tersebut dinilai strategis karena OKI memiliki peran penting dalam menyuarakan kepentingan negara-negara Muslim sekaligus mendorong terciptanya stabilitas kawasan.*

 

Sumber :

InfoPublik.id

Ramai Disorot, Kejagung Pastikan Pengusutan Program MBG Tidak Dihentikan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan...

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menjelaskan bahwa pengusutan Program Makan Bergizi Gratis tetap berlanjut meski pengumpulan data telah selesai.

Indonesia Bidik Generasi Muda Jadi Inovator AI, Siapkan Tata Kelola Kecerdasan Buatan

BERIKABARNEWS l JENEWA – Pemerintah Indonesia menargetkan generasi...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan visi Indonesia membangun generasi muda sebagai inovator AI pada WSIS Forum 2026 di Jenewa, Swiss.

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Senilai Rp5 Triliun

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW)...

Ketua IPW memberikan pernyataan terkait dukungan kepada Kortastipidkor Polri dalam penyelidikan dugaan korupsi pasokan batu bara untuk PLTU.

Kematian Ibu Hamil di Intan Jaya Jadi Sorotan, DPR Minta Investigasi Independen

BERIKABARNEWS l – Kematian seorang ibu hamil di...

Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, yang kembali menjadi sorotan setelah meninggalnya seorang ibu hamil saat terjadi kontak tembak di wilayah konflik.

Pendaftaran PPG Calon Guru 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pendaftaran PPG Calon Guru...

Ilustrasi - Kemendikdasmen kembali membuka pendaftaran PPG Calon Guru 2026 bagi lulusan S-1 dan D-IV untuk memperoleh sertifikat pendidik.

Reddit Lolos Evaluasi, Akses di Indonesia Kembali Dibuka

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Platform diskusi global Reddit...

Tampilan logo Reddit pada layar perangkat setelah akses platform kembali dibuka di Indonesia.

berita terkini