BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Musyawarah Daerah Pertama (Musda I) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Kalimantan Barat resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, di Hotel Kini Pontianak, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat organisasi sekaligus mematangkan persiapan Kalimantan Barat menghadapi Pesparani Nasional IV Tahun 2027 di Manado, Sulawesi Utara.
Dalam sambutannya, Krisantus Kurniawan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar dalam mendukung pembinaan umat serta menjaga kerukunan antarumat beragama di daerah.
“Saya berharap Pesparani Kalimantan Barat semakin berkualitas, semakin baik, dan semakin sukses,” ujar Krisantus di hadapan peserta Musda.
Menurutnya, LP3KD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan berbasis nilai moral, spiritual, dan kebersamaan.
Baca Juga : Iduladha 1447 H, Wagub Krisantus Salurkan Bantuan Hewan Kurban
Selain memperkuat koordinasi organisasi, Musda I LP3KD Kalbar juga menjadi forum evaluasi program pembinaan keagamaan yang selama ini telah berjalan. Pengurus daerah turut membahas strategi peningkatan kualitas peserta dan pengembangan seni paduan suara gerejani di Kalimantan Barat.
Sejumlah agenda utama yang dibahas dalam Musda meliputi penguatan koordinasi antar pengurus kabupaten/kota, evaluasi program pembinaan, hingga penyusunan roadmap pelatihan berkelanjutan guna menjaring talenta terbaik daerah untuk menghadapi ajang nasional.
Melalui semangat kolaborasi dan gotong royong, LP3KD Kalbar diharapkan mampu mencetak kader-kader yang tidak hanya unggul dalam seni tradisi gerejani, tetapi juga berperan menjaga kedamaian dan keharmonisan masyarakat Kalimantan Barat yang majemuk.*
