BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyatakan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) Angkatan Ke-5 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalbar tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Politeknik Negeri Pontianak itu mengusung tema “Membangun Wartawan Profesional Berintegritas dan Berdaya Saing di Era Digital”.
Agenda tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalbar.
Dalam sambutannya, pemerintah menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam mendukung kehidupan demokrasi, terutama di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai sarana edukasi, kontrol sosial, dan perekat persatuan bangsa.
“Kemajuan teknologi informasi saat ini membawa tantangan yang semakin besar dan kompleks bagi dunia jurnalistik. Oleh karena itu, kehadiran insan pers yang profesional dan memiliki integritas tinggi sudah menjadi harga mati,” ujarnya.
Baca Juga : Bantuan Pangan Pemprov Kalbar Sasar Warga Rawan Pangan di Kayong Utara
Pemprov Kalbar juga memandang media massa dan wartawan sebagai mitra strategis dalam menyampaikan berbagai program pembangunan daerah kepada masyarakat secara terbuka dan transparan.
Kegiatan OKK Angkatan Ke-5 tersebut turut dihadiri Ketua Umum PWI Pusat, Drs. H. Ahmad Munir, beserta jajaran pengurus pusat lainnya.
Dalam arahannya, Ahmad Munir menegaskan bahwa OKK merupakan tahapan penting bagi wartawan yang ingin bergabung menjadi anggota resmi PWI.
Ia menilai orientasi tersebut menjadi bagian dari upaya organisasi dalam menjaga profesionalisme dan integritas wartawan di tengah tantangan era digital.
Selain itu, kehadiran pengurus pusat juga menjadi simbol soliditas organisasi PWI setelah proses rekonsiliasi internal yang telah berlangsung.
Melalui kegiatan orientasi tersebut, Pemprov Kalbar berharap para jurnalis mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab, sekaligus ikut mengawal pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.*
