Terima Baleg DPR RI, Ria Norsan Tekankan Pentingnya RUU Masyarakat Adat

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima kunjungan kerja Baleg DPR RI di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan pentingnya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat sebagai bentuk perlindungan hukum bagi masyarakat hukum adat di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan kerja Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (10/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda penyerapan aspirasi daerah terkait penyusunan regulasi masyarakat adat yang saat ini masih dalam proses pembahasan di tingkat nasional.

Dalam kesempatan itu, Ria Norsan menekankan bahwa kehadiran RUU Masyarakat Adat sangat penting agar negara memiliki landasan hukum yang kuat dalam melindungi hak-hak tradisional masyarakat adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, regulasi tersebut harus mampu memberikan perlindungan secara menyeluruh tanpa membedakan latar belakang suku maupun kelompok masyarakat adat tertentu.

“Harapan kami, RUU yang disusun nantinya benar-benar mampu memberikan perlindungan hukum terhadap hak-hak masyarakat adat. Negara harus hadir memastikan hak yang telah lama dimiliki masyarakat mendapat kepastian dan tidak berbenturan dengan kepentingan lain,” ujar Ria Norsan.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Tekankan Keterbukaan Informasi Bukan Sekadar Formalitas

Ia juga menilai pengesahan RUU Masyarakat Adat akan menjadi langkah penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat yang memiliki banyak komunitas adat dan budaya lokal.

Selain memberikan kepastian hukum, regulasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pengakuan negara terhadap keberadaan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisional mereka.

Pemprov Kalbar, lanjut Ria Norsan, selama ini terus membangun sinergi dengan berbagai lembaga adat dan paguyuban masyarakat untuk menciptakan pembangunan daerah yang inklusif, adil, dan tetap menghormati kearifan lokal.

Baca Juga : RDP di DPR RI, Gubernur Ria Norsan Soroti Beban PPPK terhadap APBD Daerah

Menurutnya, ruang hidup dan budaya masyarakat adat merupakan bagian penting yang harus dijaga di tengah pembangunan daerah yang terus berkembang.

Karena itu, ia berharap RUU Masyarakat Adat nantinya dapat menjadi payung hukum yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya lokal.

Melalui regulasi tersebut, pemerintah juga diharapkan semakin mampu memperkuat perlindungan terhadap masyarakat adat sekaligus menjaga kerukunan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.*

Karhutla Jadi Perhatian Bersama, Gubernur Ria Norsan Tekankan Pentingnya Pencegahan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengimbau masyarakat mencegah karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.

Ekonomi Kalbar Lampaui Nasional, Pemprov Fokus pada Kesejahteraan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat...

Pj Sekda Kalbar Hendra dalam konferensi pers APBN/APBD Kalimantan Barat di Kantor Gubernur Kalbar.

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ria Norsan Ajak Pemuda Bangun Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak.

Terima Aspirasi Mahasiswa, Gubernur Ria Norsan Paparkan Langkah Strategis Pemerintah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan berdialog dengan mahasiswa Universitas Panca Bhakti Pontianak saat menerima aspirasi di Kantor Gubernur Kalbar.

Hotspot Karhutla Kalbar Nihil, Ria Norsan Minta Kewaspadaan Tetap Ditingkatkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Jumlah titik panas (hotspot)...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan meski titik panas tercatat nihil.

Pemprov Kalbar Permanenkan Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kapuas I

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin rapat koordinasi penetapan permanen rekayasa lalu lintas angkutan barang di Duplikasi Jembatan Kapuas I.

berita terkini