Jelang Musim Kemarau, Teknologi AI dan Apel Siaga Perkuat Pencegahan Karhutla di Ketapang

Menara CCTV berbasis AI untuk mendukung deteksi dini asap dan api secara real time dalam upaya pencegahan karhutla.

BERIKABARNEWS l KETAPANG – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terus diperkuat menjelang musim kemarau 2026. Selain meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan, pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini mulai dioptimalkan untuk mendeteksi potensi kebakaran lebih cepat.

PT Agrolestari Mandiri, anak usaha Sinar Mas Agribusiness and Food, menggunakan kamera pemantau atau CCTV berbasis AI yang mampu mendeteksi asap dan api secara real time hingga radius 17 kilometer. Teknologi ini menjadi bagian dari sistem deteksi dini untuk mempercepat identifikasi titik rawan kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum api meluas.

Sistem AI tersebut melengkapi pemantauan hotspot berbasis satelit yang sebelumnya sudah digunakan perusahaan. Dengan kombinasi pemantauan teknologi dan patroli lapangan, potensi kebakaran diharapkan bisa diketahui lebih awal.

Selain penguatan teknologi, perusahaan juga meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli rutin, pembinaan Masyarakat Siaga Api (MSA), hingga penguatan sarana dan personel pemadam kebakaran.

Komitmen itu ditegaskan melalui Apel Siaga Pencegahan Karhutla yang digelar PT Agrolestari Mandiri di Ketapang. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga perwakilan perusahaan.

Apel siaga juga dirangkai dengan penandatanganan komitmen bersama pencegahan karhutla. Selain itu, peserta mendapatkan sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Ketapang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pembukaan Lahan dengan Pembakaran Terkendali untuk Kearifan Lokal.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan simulasi penanganan karhutla oleh Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (KTD) perusahaan.

Penandatanganan komitmen bersama menandai upaya kolaboratif pemerintah, aparat, masyarakat, dan perusahaan dalam memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang.
Penandatanganan komitmen bersama menandai upaya kolaboratif pemerintah, aparat, masyarakat, dan perusahaan dalam memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang, Yunifar Purwantoro, menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah.

“Karhutla bukan hanya menjadi urusan pemerintah atau BPBD. Pencegahan membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan,” ujarnya saat menjadi inspektur apel siaga.

Baca Juga : 330 Warga Marau Antusias Ikuti Layanan Medis Gratis dari Sinar Mas dan Tzu Chi

Senada dengan itu, Kepala Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni Kalimantan X/Ketapang, Rudi Windra Darisman, mengatakan sistem deteksi dini menjadi faktor penting untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, semakin cepat potensi kebakaran diketahui, maka peluang mencegah api meluas juga semakin besar.

“Langkah pencegahan yang paling efektif adalah memperkuat sistem peringatan dini dan deteksi dini, seperti monitoring hotspot secara berkala, patroli terpadu, serta pengecekan langsung di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Nanga Tayap, Sabran, menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla. Ia mengatakan kegiatan apel siaga memberi rasa aman bagi masyarakat karena menunjukkan adanya komitmen bersama dalam menghadapi ancaman kebakaran saat musim kemarau.

“Karhutla tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Ini adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat. Karena itu, kolaborasi dan komunikasi yang baik sangat penting agar potensi kebakaran dapat dideteksi lebih dini dan dicegah sebelum menjadi bencana yang lebih besar,” katanya.

Baca Juga : Jembatan Perintis di Jagoi Babang Resmi Dibuka, Permudah Akses Warga Perbatasan

CEO Perkebunan Sinar Mas (PSM) 7, Bonny Wijaya, menambahkan bahwa teknologi dapat membantu mempercepat deteksi risiko kebakaran. Namun, menurutnya, penggunaan teknologi tetap harus dibarengi dengan kolaborasi seluruh pihak.

“Menjaga lingkungan dari risiko kebakaran membutuhkan kerja sama banyak pihak. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan agar upaya pencegahan dapat berjalan dengan optimal,” ujarnya.

Di tengah ancaman musim kemarau yang datang setiap tahun, upaya pencegahan karhutla kini tidak lagi hanya mengandalkan penanganan saat kebakaran terjadi. Melalui kombinasi teknologi AI, kesiapsiagaan personel, serta kerja sama lintas sektor, berbagai pihak berupaya memastikan potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani lebih dini.**

Jembatan Perintis di Jagoi Babang Resmi Dibuka, Permudah Akses Warga Perbatasan

BERIKABARNEWS l BENGKAYANG – Peresmian Jembatan Perintis di...

Peresmian Jembatan Perintis di Dusun Peleng, Jagoi Babang, Bengkayang oleh Satgas Pamtas RI–Malaysia.

Buka Rakernas ARSADA ke-16, Gubernur Ria Norsan Tegaskan Reformasi RS Daerah Harus Jadi Aksi Nyata

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka Rakernas ARSADA ke-16 di Hotel Novotel Pontianak.

Tanjungpura Tenis Open Championship 2026 Jadi Ajang Cari Atlet Muda Berbakat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Tanjungpura Tenis Open Championship...

Pembukaan Tanjungpura Tenis Open Championship 2026 di Lapangan Tenis Palapa Pontianak.

Pemprov Kalbar Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Lewat Rakor PPID 2026

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekda Kalbar Harisson membuka Rakor PPID se-Kalimantan Barat Tahun 2026 di Aula Garuda Kantor Gubernur Kalbar.

Terima Baleg DPR RI, Ria Norsan Tekankan Pentingnya RUU Masyarakat Adat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menerima kunjungan kerja Baleg DPR RI di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

Pemprov Kalbar Dukung PWI Cetak Jurnalis Profesional Lewat OKK Angkatan Ke-5

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Pembukaan OKK PWI Kalbar Angkatan Ke-5 di Politeknik Negeri Pontianak yang dihadiri pengurus PWI dan Pemprov Kalbar.

berita terkini