Indonesia-Malaysia Sepakati Perjanjian Pemindahan Narapidana

Menko Yusril Ihza Mahendra bertemu Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim membahas perjanjian pemindahan narapidana.

BERIKABARNEWS l PUTRAJAYA – Pemerintah Indonesia dan Malaysia akhirnya mencapai titik terang terkait perjanjian pemindahan narapidana atau transfer of prisoners. Kesepakatan pokok mengenai kerja sama ini berhasil dirumuskan setelah Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, bertemu langsung dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Putrajaya, Senin (29/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kerja sama hukum antara kedua negara, khususnya terkait perlindungan warga negara yang tengah menjalani hukuman pidana di luar negeri.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah kewenangan dalam pembinaan narapidana setelah proses pemindahan dilakukan. Sebelumnya, sempat muncul perbedaan pandangan mengenai syarat pemberian remisi bagi narapidana yang dipindahkan dari satu negara ke negara lainnya.

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa kewenangan pembinaan narapidana, termasuk pemberian remisi maupun amnesti, harus sepenuhnya berada di tangan negara penerima. Indonesia menolak usulan yang memberi kewenangan kepada negara pengirim untuk mengatur syarat remisi setelah narapidana dipindahkan.

Sikap tersebut akhirnya diterima oleh Malaysia sebagai bagian dari upaya mempercepat kesepakatan dan memberikan kepastian hukum bagi warga negara masing-masing.

“Dengan petunjuk Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, masalah terkait rancangan perjanjian pemindahan narapidana sudah dapat disepakati pokok-pokoknya. Kami akan menghormati sepenuhnya kewenangan mereka dalam pemberian remisi, dan sebaliknya, mereka juga menghormati kewenangan kita,” ujar Yusril dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).

Baca Juga : Lawan Narkoba Sejak Dini, BNN Luncurkan Gerakan Ananda Bersinar

Kesepakatan ini dinilai strategis, terutama bagi pemerintah Indonesia yang menaruh perhatian besar terhadap nasib Warga Negara Indonesia (WNI) yang sedang menjalani masa pidana di lembaga pemasyarakatan Malaysia.

Melalui prinsip tersebut, setiap narapidana yang dipindahkan nantinya tetap wajib menjalani sisa masa hukuman sesuai sistem hukum, kebijakan, dan mekanisme pembinaan di negara penerima.

Kedua negara hanya berkewajiban saling memberikan laporan resmi apabila terdapat remisi, pengampunan, atau bentuk keringanan hukuman lainnya.

Sementara itu, data terbaru dari Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan per Juni 2026 menunjukkan terdapat 314 warga negara Malaysia yang saat ini berada dalam sistem pemasyarakatan Indonesia.

Baca Juga : Registrasi Kartu SIM Kini Wajib Biometrik, Pelanggan Lama Tak Perlu Daftar Ulang

Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 orang berstatus tahanan dan 267 orang telah berstatus narapidana. Mayoritas kasus yang menjerat warga Malaysia di Indonesia berkaitan dengan tindak pidana narkotika, dengan total 290 kasus.

Selain itu, tercatat 23 warga negara Malaysia dijatuhi hukuman mati, sementara 51 lainnya menjalani hukuman penjara seumur hidup.

Kesepakatan pokok antara Indonesia dan Malaysia ini selanjutnya akan dibawa ke tahap teknis untuk merampungkan detail implementasi perjanjian. Pemerintah kedua negara berharap proses pemindahan narapidana nantinya dapat berjalan lancar serta tetap sejalan dengan prinsip hukum internasional.*

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 13 Aturan Baru

BERIKABARNEWS l JAKARTA — DPR RI resmi mengesahkan...

DPR RI mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan dalam Rapat Paripurna di Jakarta. (Foto: Kemnaker)

Video Dugaan Penganiayaan ABK Viral, KKP Amankan KM Maulana 23

BERIKABARNEWS l JAKARTA — Kementerian Kelautan dan Perikanan...

KKP mengamankan KM Maulana 23 di perairan Laut Aru setelah video dugaan penganiayaan ABK viral. (Foto: KKP)

Ledakan Dahsyat Guncang Ruko San Antonio, Puluhan Bangunan Terdampak

BERIKABARNEWS l SURABAYA – Ledakan keras mengguncang kompleks...

Kondisi Ruko San Antonio di Pakuwon City Surabaya setelah ledakan yang menyebabkan puluhan bangunan dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. (Foto: x.com/NapiPKS)

Pemerintah Larang Konser Israel Houghton di Jakarta

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Indonesia menegaskan tidak...

Penyanyi rohani asal Amerika Serikat Israel Houghton yang rencananya menggelar konser di Jakarta pada 24 Oktober 2026. (foto: instagram.com/israelhoughton)

Usai Dilantik Prabowo, Tiga Menteri Baru Ungkap Fokus Kerja

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Sejumlah menteri baru Kabinet...

Presiden Prabowo Subianto melantik menteri baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Terungkap, Dirjen Pas Mashudi Mundur

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Fasilitas hunian mewah di...

Dirjen Pas Mashudi saat RDPU Komisi XIII DPR RI sebelum mengundurkan diri dari jabatannya. (Foto: ditjenpas)

berita terkini