Ria Norsan Usulkan DBH Sawit Rp100 per Kilogram TBS untuk Daerah Penghasil

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Workshop AKPSI dan Sawit Expo 2026 di Jakarta.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengusulkan adanya skema Dana Bagi Hasil (DBH) khusus bagi daerah penghasil kelapa sawit. Usulan tersebut disampaikan saat menghadiri Workshop Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) dan Sawit Expo 2026 bertema “Sawit untuk Rakyat” di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Dalam forum yang dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus itu, Ria Norsan menegaskan bahwa industri kelapa sawit telah menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional. Karena itu, menurutnya, daerah yang menjadi sentra produksi sawit juga harus memperoleh manfaat yang lebih besar melalui pembagian pendapatan yang adil.

Pada kesempatan tersebut, Ria Norsan mengusulkan agar pemerintah pusat memberikan alokasi Dana Bagi Hasil sebesar Rp100 untuk setiap satu kilogram Tandan Buah Segar (TBS) yang diproduksi di daerah penghasil sawit.

Menurutnya, nilai tersebut memang terlihat kecil jika dihitung per kilogram. Namun, dengan besarnya volume produksi sawit nasional, dana yang diterima daerah akan cukup signifikan untuk mendukung pembangunan.

“Tadi kami mengusulkan agar dari setiap satu kilogram tandan buah segar (TBS), daerah penghasil memperoleh alokasi sebesar Rp100 untuk Dana Bagi Hasil. Nilainya memang tidak besar, tetapi jika diakumulasi akan sangat membantu pembangunan daerah penghasil sawit,” ujar Ria Norsan.

Ia menilai tambahan DBH tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung program pembangunan di daerah penghasil sawit, termasuk Kalimantan Barat.

Baca Juga : Anugerah Adinata Syariah 2026: Kalbar Borong Penghargaan, Wakaf Jadi Terbaik

Selain mengusulkan penguatan Dana Bagi Hasil, Ria Norsan juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mendukung hilirisasi industri sawit yang berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan sektor sawit tidak hanya harus berorientasi pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan serta kesejahteraan petani.

Ia berharap kebijakan pemerintah ke depan mampu menciptakan tata kelola industri sawit yang lebih baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya di daerah penghasil.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Tegaskan Komitmen Kalbar Dukung Perdagangan Karbon Sektor Kehutanan

Workshop AKPSI dan Sawit Expo 2026 menjadi forum bagi pemerintah pusat dan daerah untuk membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan industri sawit nasional, mulai dari penyempurnaan regulasi hingga penguatan tata kelola sektor perkebunan.

Ria Norsan berharap sinergi yang terjalin melalui forum tersebut mampu menghasilkan kebijakan yang lebih berpihak kepada daerah penghasil sawit sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, sektor kelapa sawit memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, pembangunan daerah penghasil juga perlu menjadi perhatian agar manfaat industri sawit dapat dirasakan secara lebih adil dan berkelanjutan.*

Gubernur Ria Norsan Pantau Karhutla Kalbar, Pergerakan Asap Dicek Lewat SiPongi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memantau Karhutla dan pergerakan asap melalui aplikasi SiPongi di Data Analytic Room Kantor Gubernur Kalbar.

Pemprov Kalbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hadapi Musim Hujan

BERIKABARNEWS l l PONTIANAK — Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan 2026/2027.

Gubernur Ria Norsan Hadiri HUT ke-81 TNI, Dorong Sinergi Jaga Kalbar

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri Apel Besar HUT ke-81 TNI di Makodam XII/Tanjungpura, Kabupaten Kubu Raya.

Karhutla Kalbar Mulai Mereda, Hotspot Turun Jadi 24 Titik

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Penanganan kebakaran hutan dan...

Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat.

Rp40 Miliar Dana Banpres Disiapkan, Pemprov Kalbar Perkuat Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyampaikan alokasi dana Banpres Rp40 miliar untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Tabligh Akbar Bersama UAS, Ria Norsan Ajak Warga Doakan Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ribuan warga menghadiri Tabligh...

Gubernur Kalbar Ria Norsan bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam Tabligh Akbar di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

berita terkini