BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, mengajak masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri peluncuran Gerakan Indonesia ASRI di Halaman Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Jumat (10/7/2026).
Menurut Harisson, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya dilakukan saat kegiatan seremonial.
Peluncuran Gerakan Indonesia ASRI di Pontianak melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat.
Selain aksi kerja bakti membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga dirangkai dengan berbagai aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada warga.
Salah satu kegiatan yang digelar adalah pasar murah dengan menyalurkan sebanyak 1.000 paket sembako berisi beras, minyak goreng, dan telur. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Perkuat Sinergi Dunia Usaha Lewat Forum CSR untuk Percepat Pembangunan Kalbar
Di bidang pendidikan, panitia turut membagikan perlengkapan sekolah kepada 75 anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan pendidikan mereka.
Sementara di sektor kemanusiaan, digelar kegiatan donor darah dengan target sedikitnya 100 kantong darah untuk menambah stok Palang Merah Indonesia (PMI).
Sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan, peserta kegiatan juga melakukan penanaman 50 bibit pohon di kawasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan yang lebih hijau, teduh, dan asri.
Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di Pontianak juga terhubung secara virtual dengan kegiatan nasional yang dipusatkan oleh Kementerian Dalam Negeri di Kota Malang, Jawa Timur.
Baca Juga : Pemprov Kalbar Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI, Sekda Harisson Pimpin Rakor
Di sela kegiatan, Harisson menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI harus menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Gerakan ini jangan sampai mandek di acara seremonial saja. Merawat kebersihan dan keindahan lingkungan harus bisa bertransformasi menjadi bagian dari budaya serta kebiasaan kita sehari-hari,” kata Harisson.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat melalui Gerakan Indonesia ASRI dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Kalimantan Barat untuk terus menggalakkan gerakan peduli lingkungan.
Menurutnya, apabila budaya menjaga kebersihan terus diterapkan, maka lingkungan yang bersih, sehat, dan indah akan terwujud sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.*
