Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun

Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani semasa memimpin Qatar dan menghadiri acara kenegaraan.

BERIKABARNEWS l DOHA – Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani, meninggal dunia pada usia 74 tahun pada Minggu (12/7) waktu setempat. Kabar duka tersebut disampaikan secara resmi oleh Istana Qatar melalui Amiri Diwan.

Hingga kini, pihak otoritas Qatar belum mengungkapkan penyebab wafatnya mantan pemimpin yang dikenal sebagai tokoh di balik transformasi besar negara tersebut.

Selama memimpin Qatar, Sheikh Hamad dinilai berhasil mengubah negara kecil di kawasan Teluk menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia.

Di bawah kepemimpinannya, Qatar mengembangkan industri Liquefied Natural Gas (LNG) yang menjadikan negara itu sebagai salah satu eksportir gas alam terbesar di dunia sekaligus memperkuat fondasi ekonominya.

Selain sektor energi, Sheikh Hamad juga berperan penting dalam meningkatkan pengaruh Qatar di tingkat internasional. Pada masanya, jaringan media Al Jazeera berkembang menjadi salah satu media paling berpengaruh di dunia Arab.

Qatar juga sukses memenangkan hak sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022 yang mendorong pembangunan infrastruktur besar-besaran di Doha.

Baca Juga : Serangan Baru AS ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia

Di bidang diplomasi, Sheikh Hamad membangun citra Qatar sebagai mediator berbagai konflik di Timur Tengah, termasuk di Lebanon, Yaman, dan Darfur.

Kebijakan luar negerinya memungkinkan Qatar menjalin hubungan dengan berbagai pihak, termasuk Amerika Serikat dan Iran, sehingga memperkuat posisi negara tersebut dalam berbagai upaya mediasi kawasan.

Meski demikian, kepemimpinannya juga menuai kontroversi. Saat gelombang Arab Spring pada 2011, Qatar memberikan dukungan terhadap sejumlah gerakan perubahan di kawasan. Kebijakan tersebut memicu ketegangan diplomatik dengan beberapa negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Sheikh Hamad naik takhta pada 1995 setelah mengambil alih kekuasaan melalui kudeta tanpa pertumpahan darah. Pada 2013, ia mengambil langkah yang jarang terjadi di kawasan Teluk dengan secara sukarela menyerahkan tampuk kepemimpinan kepada putranya, Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani.

Dalam pidato pengunduran dirinya saat itu, Sheikh Hamad mengatakan ingin memberi kesempatan kepada generasi penerus untuk memimpin negara.

“Saya ingin generasi baru dengan ide-ide inovatif dan energi aktif mereka yang mengambil alih kepemimpinan,” ujar Sheikh Hamad.

Baca Juga : Trump Kembali Kritik Aliansi Pertahanan AS dengan Eropa

Selama masa pemerintahannya, ia didampingi istrinya, Sheikha Moza bint Nasser, yang dikenal aktif mendorong kemajuan di bidang pendidikan, penelitian, dan pembangunan sosial.

Sheikh Hamad juga dikenal memiliki gaya kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.

Berbeda dengan banyak pemimpin kawasan Teluk, ia kerap terlihat berinteraksi langsung dengan warga di berbagai ruang publik.

Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani menandai berakhirnya era seorang pemimpin yang berperan besar dalam membawa Qatar menjadi negara dengan pengaruh ekonomi dan diplomasi yang kuat di tingkat global.*

 

Sumber :

Reuters

Iran Siap Patuhi Kesepakatan Jeda Konflik, Asalkan AS Penuhi Komitmen

BERIKABARNEWS l TEHERAN – Pemerintah Iran menyatakan siap...

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai di Bishkek, Kirgistan. (Foto: x.com/rtnoticias_br)

AS Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan Iran, Tekanan Ekonomi Diperketat

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat menegaskan...

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan pernyataan terkait kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran. (Foto: instagram.com/karolineleavitt)

Israel Kembali Serang Suriah, Perselisihan dengan Utusan AS Makin Memanas

BERIKABARNEWS l DAMASKUS – Israel kembali melancarkan serangan...

Serangan Israel ke Suriah di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. (Foto: Sepah News via AFP)

Latihan Militer AS-Korsel Dipangkas, Korut Tetap Sebut Provokatif

BERIKABARNEWS l SEOUL – Korea Utara tetap mengecam...

Latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan dalam Ulchi Freedom Shield. (Foto: x.com/SavunmaTR)

Klaim Israel Dipertanyakan, Penembakan 15 Petugas Medis di Rafah Diselidiki

BERIKABARNEWS l – Militer Israel membuka penyidikan pidana...

Kerusakan bangunan di Rafah, Gaza, setelah serangan dalam konflik Israel-Palestina. (Foto: x.com/MedicalAidPal)

Trump Unggah Peta Selat Hormuz sebagai Wilayah AS, Iran Menolak

BERIKABARNEWS l – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald...

Donald Trump mengunggah peta Selat Hormuz yang ditandai sebagai wilayah Amerika Serikat.

berita terkini