BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kembali menegaskan komitmennya mewujudkan kota yang ramah anak melalui peringatan Puncak Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Puncak peringatan HAN 2026 digelar di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Kamis (23/7/2026), dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”
Staf Ahli Wali Kota Pontianak Bidang SDM dan Pemerintahan, Rusdalita, yang hadir mewakili Wali Kota Pontianak, mengatakan anak merupakan aset sekaligus investasi berharga bagi masa depan Kota Pontianak maupun Indonesia.
Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkreasi dalam lingkungan yang aman, sehat, serta bebas dari kekerasan maupun diskriminasi.
“Hari ini bukan sekadar seremoni penutup, tetapi menjadi penegasan komitmen kita bersama bahwa setiap anak berhak tumbuh, belajar, bermain, berkreasi, dan menggapai cita-citanya dalam lingkungan yang aman, sehat, bahagia, serta bebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi,” ujarnya.
Baca Juga : Wako Edi Ajak Dunia Usaha Bantu Anak Penyintas Kanker, Thalasemia, dan Jantung Bawaan
Rusdalita menjelaskan, rangkaian Hari Anak Nasional 2026 di Kota Pontianak telah berlangsung sejak awal Juli dengan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif.
Beberapa kegiatan yang digelar antara lain pemutaran film dan diskusi mengenai kearifan lokal masyarakat adat dalam menjaga kelestarian hutan dan laut, kegiatan melukis bersama 100 anak saat Car Free Day, hingga lomba dan festival bertema “Mimpi Anak Tanpa Batas di Semesta” yang dilaksanakan di Museum Provinsi Kalimantan Barat.
Menurutnya, seluruh kegiatan tersebut dirancang sebagai wadah bagi anak-anak untuk belajar, berkolaborasi, melestarikan budaya, sekaligus mengembangkan kreativitas dan rasa percaya diri.
Rusdalita menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh dimaknai sebatas agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bagi pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk terus memenuhi hak-hak anak.
Baca Juga : Bahasan Minta Pertamina Perbaiki Distribusi BBM dan Elpiji untuk Jaga Stabilitas Harga
Hak tersebut mencakup hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, memperoleh pendidikan, serta mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.
“Masa depan bangsa berada di pundak anak-anak kita hari ini. Anak-anak yang tumbuh sehat, bahagia, cerdas, dan berkarakter kuat akan menjadi fondasi Indonesia yang maju dan berdaya saing,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh anak di Kota Pontianak agar terus semangat belajar, berkarya, dan berani mewujudkan cita-cita.
Menurutnya, Pemkot Pontianak akan terus berupaya menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak sebagai bagian dari komitmen membangun generasi masa depan.
“Kalian adalah aset bangsa. Teruslah belajar, berkarya, dan bermimpi setinggi langit. Kami akan terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak demi masa depan Kota Pontianak dan Indonesia yang lebih baik,” tutup Rusdalita.*
