BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menyukseskan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak secara berkelanjutan di Kalimantan Barat.
Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin rapat konsultasi persiapan Puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2026). Rapat tersebut membahas berbagai persiapan agar pelaksanaan HAN tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata bagi anak-anak.
Ria Norsan menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memberikan perlindungan kepada anak sekaligus mendukung tumbuh kembang mereka melalui kebijakan yang berkelanjutan.
Tahun ini, Peringatan Hari Anak Nasional mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, yang selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
“Peringatan Hari Anak Nasional tidak boleh berhenti pada kegiatan simbolis. Ini harus menjadi wujud nyata komitmen kita dalam memperkuat perlindungan anak melalui kebijakan dan program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh mereka,” tegas Ria Norsan.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Sampaikan KUA-PPAS 2027, Fokus Perkuat SDM dan Ekonomi Kalbar
Menurutnya, anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perlindungan sekaligus kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Karena itu, setiap kebijakan yang disusun harus berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.
Dalam rapat tersebut, Ria Norsan mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga terkait, dunia pendidikan, serta masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam memenuhi hak-hak anak.
Ia menilai sinergi seluruh elemen sangat penting agar setiap anak memperoleh akses pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang memadai, perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan, serta ruang yang aman untuk berpartisipasi dan mengekspresikan diri.
Selain menjadi momentum peringatan, Hari Anak Nasional juga diharapkan menjadi ruang edukatif yang mampu membentuk karakter, mengembangkan kreativitas, serta memperkuat ketahanan mental anak-anak di Kalimantan Barat.
Baca Juga : Pemprov Kalbar Dukung PSN Sawit PTPN IV, Tekankan Legalitas Lahan dan Hilirisasi Industri
Panitia penyelenggara saat ini terus mematangkan berbagai agenda yang dirancang dengan konsep ramah anak dan melibatkan partisipasi aktif anak-anak. Sejumlah persiapan teknis juga tengah difinalisasi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.
Sebagai tindak lanjut hasil rapat konsultasi, Pemprov Kalbar bersama panitia akan menyelesaikan tahap akhir persiapan dalam waktu dekat.
Melalui sinergi seluruh pihak, Puncak Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berkarakter sebagai penerus pembangunan daerah.*
