BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) bersama Tim Penggerak PKK dan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) terus menggalakkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting sekaligus menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Gemarikan yang dipimpin Ketua TP PKK Provinsi Kalbar sekaligus Ketua Umum Forikan Kalbar, Erlina Norsan, di SD Negeri 09 Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan edukasi itu diikuti puluhan siswa, guru, serta orang tua murid yang antusias mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya konsumsi ikan bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Dalam sosialisasi tersebut, Erlina Norsan menjelaskan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya akan omega-3 serta berbagai nutrisi penting yang berperan dalam mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Baca Juga : Harganas ke-33, Gubernur Ria Norsan Tekankan Peran Keluarga Bentuk Generasi Berkualitas
Ia mengajak para orang tua membiasakan anak mengonsumsi ikan sejak usia dini, mulai dari masa pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Selain itu, ibu hamil dan ibu menyusui juga dianjurkan rutin mengonsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan gizi.
“Kami ingin membangun generasi emas Kalimantan Barat yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. Anak yang sehat hari ini adalah penentu masa depan Kalbar pada tahun 2045. Oleh karena itu, kami terus mengedukasi orang tua agar menjadikan ikan sebagai menu utama keluarga,” ujar Erlina Norsan.
Selain mengampanyekan pentingnya konsumsi ikan, Erlina juga menyoroti perlunya menjaga keterjangkauan harga ikan di pasaran agar masyarakat dapat mengonsumsinya secara rutin.
Menurutnya, manfaat gizi ikan akan lebih optimal apabila seluruh lapisan masyarakat memiliki akses terhadap harga yang terjangkau.
Baca Juga : HKG PKK ke-54, Erlina Norsan Ajak Kader Perkuat 10 Program Pokok PKK
Karena itu, Forikan Kalbar berkomitmen memperkuat sinergi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalbar untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus stabilitas harga ikan di pasar.
“Kalau harga ikan terlalu mahal, masyarakat tentu kesulitan mengonsumsinya secara rutin. Forikan akan terus berkolaborasi dengan pemerintah agar harga ikan tetap terjangkau untuk konsumsi harian masyarakat,” katanya.
Turut mendampingi Erlina dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Forikan Kabupaten Kubu Raya, Ketua PIA Ardhya Garini, Kepala DKP Provinsi Kalbar, serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kubu Raya.*
