BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua TP PKK sekaligus Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kalimantan Barat, Erlina Norsan, menjadikan Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan pembinaan Bunda PAUD sebagai fokus dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara, Jumat (1/8/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dalam pemenuhan gizi anak, percepatan penanganan stunting, serta peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
Dalam kunjungan itu, Erlina Norsan didampingi Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Donata Krisantus Kurniawan, S.H., M.H.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Tutup Gema Membangun Desa, Apresiasi Semangat Warga Teluk Batang
Erlina menegaskan bahwa peningkatan konsumsi ikan dan penguatan pendidikan anak usia dini merupakan langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) Kalimantan Barat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Menurutnya, kolaborasi antara TP PKK, FORIKAN, Bunda PAUD, dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar upaya peningkatan kualitas anak dapat berjalan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah pesisir.
Melalui Program Gemarikan, Erlina juga mengajak para orang tua membiasakan mengonsumsi ikan sebagai menu harian keluarga guna memenuhi kebutuhan gizi anak sekaligus mencegah stunting.
Baca Juga : Ribuan Warga Meriahkan Penutupan Gema Membangun Desa Bersama Gubernur Ria Norsan
“Melalui Gemarikan, kita mengajak keluarga untuk menjadikan ikan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari, sementara melalui Bunda PAUD kita membangun karakter dan kecerdasan anak sejak usia dini,” ujar Erlina Norsan.
Ia berharap sinergi antara Program Gemarikan dan pembinaan Bunda PAUD mampu meningkatkan kesehatan, status gizi, karakter, serta kecerdasan anak-anak di Kayong Utara sebagai bekal menyongsong Generasi Emas Indonesia 2045.*
