BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyatakan dukungan penuh terhadap rencana perubahan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
Dukungan tersebut disampaikan Ria Norsan saat menerima kunjungan silaturahmi perdana Rektor IAIN Pontianak Prof. Wajidi Sayadi di Masjid An-Na’im Kantor Gubernur Kalbar, Senin (10/8/2026).
Pertemuan itu menjadi tindak lanjut arahan Menteri Agama RI terkait percepatan proses alih status IAIN Pontianak menjadi UIN.
Baca Juga : Ria Norsan-Khofifah Dorong Perdagangan Jatim-Kalbar Makin Luas
Rektor IAIN Pontianak Prof. Wajidi Sayadi menjelaskan, pihak kampus kini fokus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi untuk proses transformasi tersebut.
Salah satu persyaratan utama adalah ketersediaan lahan minimal 10 hektare.
Pemprov Kalbar menyatakan siap membantu penyediaan lahan hibah daerah untuk mendukung pemenuhan persyaratan alih status IAIN Pontianak.
Baca Juga : Karhutla Kalbar Capai 28.680 Hektare, Gubernur Ria Norsan Perkuat Kesiapsiagaan
Ria Norsan menyambut positif percepatan perubahan status tersebut. Menurutnya, menjadi UIN akan membuka peluang pengembangan disiplin ilmu yang lebih luas sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi Islam di Kalimantan Barat.
Ia berharap UIN Pontianak nantinya mampu berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan mendukung pembangunan daerah.
“Saya sangat mendukung sekali IAIN Pontianak untuk berubah menjadi UIN Pontianak. Mudah-mudahan bisa terwujud. InsyaAllah, kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat mendukung sekali, dan mudah-mudahan ini bisa diwujudkan dalam waktu yang dekat,” tegas Ria Norsan.*
