BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Warga Desa Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan berinisial EG (50) yang meninggal dunia di rumahnya, Kamis (20/8/2026) pagi.
Korban ditemukan dalam posisi terlentang di dapur setelah suaminya, Musa, tidak mendapat respons saat menghubunginya sejak Rabu malam.
Kapolsek Sungai Kakap Iptu Widiharso melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, saat kejadian Musa sedang bekerja di Kabupaten Sanggau.
Baca Juga : Suara Ledakan Disusul Api, 8 Rumah di Singkawang Ludes Terbakar
Musa diketahui berangkat dari rumah pada Selasa (18/8/2026) untuk bekerja menggunakan dump truck. Pada Rabu sekitar pukul 14.30 WIB, ia masih sempat berkomunikasi dengan korban melalui telepon.
Namun, saat kembali menelepon sekitar pukul 20.00 WIB, panggilan Musa tidak mendapat jawaban. Karena khawatir, ia kemudian meminta bantuan tetangganya, Susilowati, untuk mengecek kondisi istrinya.
“Sekitar pukul 07.20 WIB, suami korban menghubungi tetangga untuk meminta bantuan melihat kondisi istrinya karena sejak Rabu malam tidak lagi mendapatkan respons melalui telepon,” ujar Ade.
Susilowati kemudian mendatangi rumah korban sekitar pukul 07.30 WIB. Saat tiba, pintu rumah dalam kondisi terbuka. Ia lalu menemukan EG sudah meninggal dunia di dapur.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat, suami korban, dan Polsek Sungai Kakap.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah. Korban selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak untuk pemeriksaan medis.
Baca Juga : Pria Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan Sebalang Kapuas Hulu
Hasil pemeriksaan luar atau Visum et Repertum menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan luar oleh pihak medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah, namun kami masih melakukan penyelidikan,” kata Ade.
Polisi juga memperoleh informasi bahwa korban memiliki riwayat penyakit stroke atau Cerebrovascular Accident (CVA). Namun, polisi belum menyimpulkan penyakit tersebut sebagai penyebab pasti kematian karena pemeriksaan yang dilakukan hanya pemeriksaan luar.
Keluarga korban kemudian menolak dilakukan autopsi atau pemeriksaan bagian dalam jenazah. Keluarga menyatakan menerima kepergian korban dan membawa jenazah untuk dimakamkan.
Polisi memastikan penanganan kejadian tersebut dilakukan sesuai prosedur. Penyelidikan tetap dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.*
