BERIKABARNEWS l KAPUAS HULU – Seorang pria bernama Ramadhan ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Sebalang Pondok 2 PT AMS, Dusun Koyan, Desa Nanga Pala, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu, Selasa (11/8/2026) sore.
Ramadhan diketahui merupakan karyawan swasta yang berdomisili di Desa Patah Sandung, Kecamatan Bika, Kapuas Hulu.
Penemuan jasad Ramadhan bermula saat karyawan PT AMS, Karmin, melintas di atas jembatan sekitar pukul 07.00 WIB. Ia melihat objek mencurigakan di bawah jembatan yang menyerupai tubuh manusia.
Karmin kemudian kembali ke lokasi bersama rekannya, Hendrikus, sekitar pukul 17.00 WIB untuk memastikan temuannya.
Baca Juga : Truk Rem Blong Hilang Kendali di Jalan Poros Tengah Sanggau
Setibanya di lokasi, keduanya mendapati Ramadhan dalam posisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak manajemen PT AMS dan diteruskan ke Polsek Seberuang.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan sepeda motor TVS Rocksz warna hijau di sekitar lokasi.
Selain itu, petugas mengamankan pakaian yang dikenakan korban, yakni baju lengan pendek warna merah dan celana hitam.
Adik korban, Wahyu, mengatakan Ramadhan beberapa hari sebelum kejadian sempat menghadiri acara hiburan pernikahan.
Keluarga menduga Ramadhan mengalami kecelakaan tunggal dan terjatuh dari jembatan saat perjalanan pulang. Namun, kepolisian masih mendalami dugaan tersebut dan belum memastikan penyebab kematian.
Baca Juga : Api Membakar 6 Hektare Lahan Dekat Perumahan Seruat Mansion Kubu Raya
Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan Visum et Repertum. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Kapolsek Seberuang bersama jajaran juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kapuas Hulu untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai prosedur.
Kepolisian tetap membuka kemungkinan proses hukum apabila penyelidikan menemukan adanya indikasi tindak pidana.
Jenazah Ramadhan kemudian dibawa keluarga ke rumah duka di Desa Patah Sandung, Kecamatan Bika, untuk dimakamkan.*
