BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak menjadi salah satu lokus pembelajaran peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXI Tahun 2026 yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta ASN.
Sebanyak 17 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti visitasi untuk mempelajari praktik baik pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang diterapkan di Kota Pontianak.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Pemkot Pontianak sebagai salah satu lokasi pembelajaran dalam program tersebut.
“Kami merasa terhormat dan bangga karena Kota Pontianak dipilih menjadi salah satu lokus pembelajaran dalam rangka visitasi kepemimpinan nasional ini,” ujar Amirullah saat menerima rombongan di Pontive Center, Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (2/9/2026).
Menurut Amirullah, PKN Tingkat II menjadi wadah strategis untuk membentuk pemimpin birokrasi yang mampu beradaptasi, berinovasi, dan membangun kolaborasi.
Melalui kegiatan visitasi, peserta tidak hanya mendapatkan materi secara konseptual. Mereka juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai praktik penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang berjalan di Kota Pontianak.
Amirullah berharap pengalaman tersebut dapat memberikan pembelajaran bagi peserta dalam mencari solusi atas berbagai tantangan pemerintahan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang berkualitas.
Baca Juga : Sekda Pontianak Minta OPD Perkuat Komitmen Pencegahan Korupsi Lewat MCSP 2026
Sebagai kota yang bertumpu pada sektor jasa dan perdagangan, lebih dari 75 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Pontianak berasal dari sektor tersier, terutama perdagangan dan jasa.
Kondisi tersebut, kata Amirullah, membuat penguatan tata kelola pemerintahan menjadi penting agar pelayanan kepada masyarakat terus meningkat.
“Karena itu, tata kelola pemerintahan harus terus diperkuat agar pelayanan publik semakin baik,” jelasnya.
Dalam visitasi PKN Tingkat II tersebut, terdapat tiga perangkat daerah yang menjadi lokus pembelajaran peserta.
Ketiganya yakni Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, serta Kecamatan Pontianak Barat.
Ketiga perangkat daerah tersebut menjadi tempat peserta menggali pengalaman, praktik baik, dan berbagai inovasi yang telah dikembangkan Pemerintah Kota Pontianak.
Baca Juga : Sekda Pontianak Minta OPD Tingkatkan Kematangan Organisasi
Ketua rombongan Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta ASN LAN, Hary Supriadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Pontianak yang telah menerima sekaligus memfasilitasi kegiatan visitasi tersebut.
Ia menjelaskan, PKN Tingkat II Angkatan XXI Tahun 2026 diikuti total 70 peserta. Dalam kegiatan visitasi, para peserta dibagi ke dua provinsi, yakni Lampung dan Kalimantan Barat.
Khusus di Kalimantan Barat, peserta kembali dibagi untuk melakukan pembelajaran di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Kota Pontianak.
Peserta yang mengikuti visitasi ke Pontianak berasal dari sejumlah pemerintah daerah dan instansi pemerintah pusat.
Beberapa di antaranya berasal dari Kabupaten Subang, Garut, Muaro Jambi, Sijunjung, Belitung Timur, Halmahera Timur, Kota Bandung, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Bangka.
Selain itu, terdapat peserta dari unsur pemerintah pusat, seperti Bawaslu RI, Sekretariat Jenderal DPR RI, dan Kementerian Kehutanan.
Hary mengatakan, peserta diminta mengamati berbagai keberhasilan, praktik baik, serta keunggulan kompetitif yang dimiliki Pemerintah Kota Pontianak.
Hasil pembelajaran tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam laporan yang berisi rekomendasi bagi lokus visitasi.
“Peserta diminta mencermati dan melihat keberhasilan Pemerintah Kota Pontianak, best practice-nya seperti apa, serta keunggulan kompetitifnya. Nanti dituangkan dalam produk pembelajaran berupa laporan,” jelasnya.*
