BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak membuka ruang kolaborasi dengan mahasiswa untuk mengawal pembangunan sekaligus mendorong lahirnya inovasi program yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan kolaborasi tersebut penting untuk memperkaya perspektif pemerintah dalam melihat berbagai persoalan perkotaan.
Hal itu disampaikan Edi setelah menerima audiensi Himpunan Mahasiswa Pontianak di Ruang Pontive Center, Senin (7/9/2026).
Dalam audiensi tersebut, mahasiswa dan Pemkot Pontianak membahas sejumlah isu perkotaan. Beberapa di antaranya terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi air bersih, pengelolaan limbah, serta kabel jaringan internet yang masih semrawut.
Baca Juga : Edi Kamtono Ungkap Fokus Perubahan APBD Pontianak 2026
Mahasiswa juga menyampaikan gagasan penyediaan perpustakaan di warung kopi. Ide tersebut dinilai sesuai dengan karakter Pontianak yang dikenal sebagai Kota Seribu Warung Kopi dan kafe.
Edi mengapresiasi berbagai masukan, kritik, dan gagasan yang disampaikan mahasiswa. Menurutnya, perspektif mahasiswa dapat membantu pemerintah memahami persoalan sekaligus mencari solusi yang lebih tepat.
“Berbagai masukan, saran, dan kritikan dari teman-teman mahasiswa ini saya anggap sebagai hal yang sangat positif dan baik. Sebab, semua ini bertujuan untuk mendorong kemajuan Kota Pontianak,” ujar Edi.
Edi menyebut kolaborasi dengan mahasiswa dapat dikembangkan dalam berbagai agenda pembangunan, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang.
Pemkot Pontianak juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam pengembangan gagasan dan inovasi program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Edi, mahasiswa memiliki peran sebagai agen perubahan yang dapat memberikan energi positif bagi pemerintah untuk bergerak lebih baik dan cepat.
“Ke depannya, saya harapkan kita bisa terus berkolaborasi bersama, baik itu untuk rencana jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang,” katanya.
Baca Juga : Indonesia Masters 2026 Sukses Digelar, Edi Harap Pontianak Kembali Jadi Tuan Rumah
Edi berharap komunikasi antara Pemkot Pontianak dan mahasiswa tidak berhenti pada audiensi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat berlanjut melalui kerja sama serta keterlibatan mahasiswa dalam berbagai isu pembangunan.
Dengan keterlibatan tersebut, gagasan mahasiswa dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam menyusun maupun mengembangkan program di Kota Pontianak.
“Peran mahasiswa sebagai agen perubahan untuk perbaikan ini merupakan hal yang positif, yang saya anggap dapat memotivasi kita semua untuk bergerak menjadi lebih baik dan lebih cepat,” pungkasnya.*
