BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) milik Sat Samapta Polres Kubu Raya kini memiliki fungsi lain di tengah krisis air bersih dan dampak kabut asap karhutla.
Kendaraan yang biasanya digunakan untuk pengamanan massa tersebut dikerahkan sebagai armada pengangkut air bersih bagi warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Sejak Rabu (2/9/2026) hingga Senin (7/9/2026), AWC Polres Kubu Raya telah menyalurkan 36.000 liter atau 36 ton air bersih siap konsumsi ke enam titik permukiman warga.
Distribusi air bersih tersebut diawasi langsung Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni bersama tim Bhabinkamtibmas. Pengawasan dilakukan untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di Dusun Teluk Lais, Desa Persiapan Kuala Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan 170 kepala keluarga.
Bantuan juga diberikan di dua lokasi di Dusun Lintang Batang dengan sasaran sekitar 300 warga.
Baca Juga : 6.000 Liter Air Bersih Disalurkan Polres Kubu Raya ke 150 Warga
Selanjutnya, air bersih disalurkan kepada 112 warga di Jalan Parit Haji Muksin, Desa Sungai Raya. Sebanyak 87 warga di Terminal ALBN, Desa Kuala Ambawang, Kecamatan Sungai Ambawang, juga mendapat pasokan air siap konsumsi.
Pada Senin (7/9/2026), distribusi dilanjutkan ke Yayasan Bhakti Suci, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya. Bantuan di lokasi tersebut menjangkau 111 warga.
Penggunaan AWC sebagai armada distribusi air bersih dilakukan setelah kendaraan tersebut sebelumnya dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran lahan di Dusun Lintang Batang.
Kebakaran sempat mengancam permukiman warga dan area SPBU. Selain membantu penanganan karhutla, AWC kemudian dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak kemarau panjang.
Baca Juga : Atasi Krisis Air, Polres Kubu Raya Bangun Sumur Bor di 9 Kecamatan
Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa S. Aktadivia melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menangani persoalan kemanusiaan.
“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pelayanan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan. Dalam kondisi kekurangan air bersih seperti saat ini, kami berupaya hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Ade.
Sejumlah warga penerima bantuan, seperti Asun dari Parit Baru, Yordanus dari Lintang Batang, dan Suciyani dari Parit Haji Muksin, mengaku terbantu dengan penyaluran air bersih tersebut.
Kemarau panjang menyebabkan warga kesulitan memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari. Kondisi tersebut semakin berat dengan adanya ancaman kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Polres Kubu Raya memastikan penyaluran air bersih akan terus dilakukan ke permukiman lain yang membutuhkan.*
