BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyalurkan air bersih gratis kepada masyarakat yang terdampak kemarau panjang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan tersebut disalurkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar.
Penyaluran air bersih dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Kalbar Ria Norsan. Langkah ini ditempuh untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah terbatasnya ketersediaan air akibat kemarau panjang.
Baca Juga : Ketapang dan Kubu Raya Dominasi Titik Api, Karhutla Kalbar Terus Ditangani
Pemprov Kalbar mengerahkan armada tangki air ke sejumlah permukiman yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih.
Petugas menyalurkan air secara langsung ke lokasi terdampak sehingga masyarakat dapat segera memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari.
Air bersih tersebut diberikan secara cuma-cuma. Bantuan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan warga, termasuk konsumsi dan sanitasi selama kondisi kemarau berlangsung.
Baca Juga : Intrusi Air Laut Bikin PDAM Asin, Pemprov Kalbar Salurkan Air Bersih
Penyaluran air bersih menjadi bagian dari langkah tanggap darurat Pemprov Kalbar menghadapi dampak kemarau panjang dan karhutla.
Selain menyebabkan kebakaran lahan, kondisi kemarau juga berpotensi mengurangi ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.
Karena itu, distribusi air dilakukan langsung ke permukiman yang membutuhkan. Pemprov Kalbar berupaya memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar tersebut.
Bantuan air bersih gratis ini sekaligus menjadi respons pemerintah terhadap dampak kekeringan dan karhutla yang dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.*
