BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Pondok Pesantren (Ponpes) Darut Thalibin Peniraman, Kabupaten Mempawah, menggelar upacara peringatan Hari Santri 2026 pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti para santri, dewan guru, dan jajaran pengurus pesantren.
Pengasuh Yayasan Darut Thalibin, KH Muhajir Alwi, yang bertindak sebagai pembina upacara, mengingatkan para santri agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, “Khairunnas anfa’uhum linnas”, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.
Baca Juga : HUT ke-255 Pontianak, Wako Edi Ajak Warga Wujudkan Kota Tangguh Bersahabat
Menurut KH Muhajir, Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan para santri agar mampu memberikan manfaat di mana pun berada.
Ia menegaskan, kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari banyaknya ilmu yang dimiliki, tetapi juga dari sejauh mana ilmu tersebut memberikan kebaikan bagi orang lain.
“Ukuran kemuliaan seseorang bukan pada banyaknya ilmu yang disimpan, tetapi pada seberapa besar ilmu itu memberi kebaikan bagi orang lain,” ujarnya.

Baca Juga : Pemprov Kalbar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik se-Kalimantan
KH Muhajir juga berpesan agar para santri bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu serta senantiasa menjaga akhlak. Ia menekankan bahwa ilmu yang dipelajari di pesantren tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kelak, ilmu itu harus kembali kepada masyarakat, menjadi cahaya bagi keluarga, lingkungan, dan bangsa,” katanya.
Melalui peringatan Hari Santri 2026, Ponpes Darut Thalibin berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Semoga seluruh santri mampu menjadi pribadi yang bermanfaat, baik bagi keluarga, masyarakat dan bangsa ini,” tutup KH Muhajir.*
