Pemprov Kalbar dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi Lewat Pemberdayaan PAKSI

Sekda Kalbar Harisson dan Kepala Satuan Tugas Sertidaya KPK RI Sugiarto saat dialog sinergi pencegahan korupsi melalui PAKSI.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat kolaborasi dalam strategi pencegahan korupsi melalui pemberdayaan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI). Langkah ini bertujuan menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, bersih, dan berintegritas.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam Dialog Interaktif TVRI Kalbar bertema “Sinergi Pencegahan Korupsi Melalui Pemberdayaan Penyuluh Antikorupsi (PAKSI) di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat”, Rabu (15/10/2025).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar, Harisson, menegaskan bahwa Pemprov Kalbar memberikan dukungan penuh terhadap PAKSI sebagai mitra strategis KPK dalam mewujudkan birokrasi yang bersih.

“Penyuluh Antikorupsi dipandang sebagai mitra strategis KPK dan agen perubahan yang membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ujar Harisson.

Pendidikan Integritas dan MCP 111 Indikator

Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Kalbar secara konsisten menyisipkan pendidikan antikorupsi dalam setiap pelatihan aparatur negara, baik struktural maupun fungsional.

Harisson menjelaskan, sistem pemerintahan di Kalbar kini diawasi secara transparan melalui Monitoring Center for Prevention (MCP) milik KPK RI. Versi terbaru MCP memiliki 111 indikator dan 16 sasaran pencegahan korupsi tahun 2025.

Semua proses pemerintahan seperti perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, hingga pengawasan internal telah terintegrasi dengan MCP dan dapat dipantau secara berkelanjutan. Informasi pengadaan juga telah dibuka ke publik melalui SiRUP.

Baca Juga : Wagub Kalbar Dorong Akuntabilitas dalam Exit dan Entry Meeting BPK

KPK Apresiasi Komitmen Kalbar

Kepala Satuan Tugas Sertidaya KPK RI, Sugiarto, mengapresiasi langkah Pemprov Kalbar yang melibatkan PAKSI dalam pencegahan korupsi.

“Sinergi antara Pemerintah Daerah dan Penyuluh Antikorupsi merupakan contoh nyata pendekatan pencegahan yang efektif. PAKSI berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada ASN dan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pencegahan korupsi bukan hanya tugas KPK, tetapi gerakan bersama melalui pendidikan, kolaborasi, dan pembentukan ekosistem integritas lintas sektor.

Dialog ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen Pencegahan Korupsi Kalbar-KPK serta mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih dan akuntabel di Kalimantan Barat. *

 

 

MC Kalbar/InfoPublik.id

Ketapang dan Kubu Raya Dominasi Titik Api, Karhutla Kalbar Terus Ditangani

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kebakaran hutan dan lahan...

Penanganan karhutla di Kalimantan Barat dengan titik api dominan di kawasan gambut Ketapang dan Kubu Raya.

Cegah Korupsi, Gubernur Ria Norsan Minta ASN Kalbar Perkuat Integritas

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan saat membuka Rakor Sosialisasi Antikorupsi Terintegrasi 2026 di Balai Petitih, Selasa (15/9/2026).

Intrusi Air Laut Bikin PDAM Asin, Pemprov Kalbar Salurkan Air Bersih

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Intrusi air laut membuat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau penyaluran air bersih untuk warga Pontianak.

Erlina Ria Norsan Tekankan Ketahanan Keluarga di Safari Dakwah Maulid Nabi

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ketua TP PKK Provinsi...

Erlina Ria Norsan menghadiri Safari Dakwah Maulid Nabi di Pendopo Gubernur Kalbar.

Ria Norsan Terima 12 Peserta Sespimti Polri untuk Cegah Karhutla

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Ria Norsan menerima 12 peserta Sespimti Polri untuk memperkuat pencegahan karhutla di Kalbar

Internet Gratis Starlite Bakal Sasar Sekolah dan Puskesmas di Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Rencana penyediaan internet gratis...

Audiensi Bapperida Kalbar bersama PT Solusi Sinergi Borneo membahas rencana internet gratis Starlite untuk sekolah dan puskesmas. (Foto: Bapperida Kalbar)

berita terkini