Angkutan Barang Melanggar, Izin Terancam Dibekukan

Truk angkutan barang melintas di jalan tol saat pembatasan mudik.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menegaskan akan menindak tegas angkutan barang yang melanggar aturan pembatasan operasional selama periode Mudik Lebaran 2026/1447 H. Sanksi yang disiapkan tidak main-main, mulai dari peringatan hingga pembekuan izin operasional.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran arus mudik yang setiap tahun dipadati jutaan kendaraan.

“Pelanggar akan diberikan surat peringatan. Jika tidak diindahkan, akan dilanjutkan dengan pembekuan izin sesuai ketentuan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (19/3/2026).

Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memperketat pengawasan di sejumlah jalur utama, khususnya jalan tol yang menjadi lintasan favorit pemudik. Pembatasan operasional angkutan barang dinilai efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

Berdasarkan data Jasa Marga pada periode 13–17 Maret 2026 (H-8 hingga H-4), volume kendaraan angkutan barang golongan III–V mengalami penurunan signifikan sebesar 47,43 persen, dari 69.176 unit menjadi 36.368 unit.

Pengalihan arus juga telah diterapkan di 17 ruas tol yang tersebar di 51 titik strategis, seperti Tol Jagorawi, Jakarta–Cikampek, Cipularang, hingga Surabaya–Gempol.

Baca Juga : Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam Kompak Tetapkan Idul Fitri hari Sabtu

Meski terjadi penurunan volume kendaraan, pelanggaran masih ditemukan di lapangan. Data RFID di KM 54 B ruas JORR Seksi E mencatat sebanyak 139 kendaraan sumbu 3–5 tetap melintas selama masa pembatasan.

Sebagian kendaraan tersebut terindikasi melanggar aturan Over Dimension Over Loading (ODOL), yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pengguna jalan.

Sejumlah perusahaan juga tercatat melakukan pelanggaran, di antaranya PT TMM, PT MTBB, PT KPT, PT LCL, PT MBS, dan PT MLB.

Kemenhub mengimbau seluruh perusahaan logistik dan pemilik kendaraan untuk mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan. Kepatuhan dinilai menjadi kunci utama menciptakan arus mudik yang aman dan lancar.

Dengan pengawasan yang diperketat dan sanksi tegas yang disiapkan, pemerintah berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih tertib, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat.*

 

Sumber :

InfoPublik.id

Prabowo Instruksikan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30-200 GT

BERIKABARNEWS l BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan kebijakan pemerintah terkait harga khusus solar Rp15.000 per liter bagi nelayan kapal berukuran 30 hingga 200 GT sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ramai Disorot, Kejagung Pastikan Pengusutan Program MBG Tidak Dihentikan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan...

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menjelaskan bahwa pengusutan Program Makan Bergizi Gratis tetap berlanjut meski pengumpulan data telah selesai.

Indonesia Bidik Generasi Muda Jadi Inovator AI, Siapkan Tata Kelola Kecerdasan Buatan

BERIKABARNEWS l JENEWA – Pemerintah Indonesia menargetkan generasi...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan visi Indonesia membangun generasi muda sebagai inovator AI pada WSIS Forum 2026 di Jenewa, Swiss.

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Senilai Rp5 Triliun

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW)...

Ketua IPW memberikan pernyataan terkait dukungan kepada Kortastipidkor Polri dalam penyelidikan dugaan korupsi pasokan batu bara untuk PLTU.

Kematian Ibu Hamil di Intan Jaya Jadi Sorotan, DPR Minta Investigasi Independen

BERIKABARNEWS l – Kematian seorang ibu hamil di...

Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, yang kembali menjadi sorotan setelah meninggalnya seorang ibu hamil saat terjadi kontak tembak di wilayah konflik.

Pendaftaran PPG Calon Guru 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pendaftaran PPG Calon Guru...

Ilustrasi - Kemendikdasmen kembali membuka pendaftaran PPG Calon Guru 2026 bagi lulusan S-1 dan D-IV untuk memperoleh sertifikat pendidik.

berita terkini