SEKADAU – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Lembah Beringin, Desa Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Sabtu (23/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit rumah warga dan menyebabkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Api yang berkobar di tengah malam sempat membuat warga panik karena lokasi rumah berada di kawasan permukiman yang cukup padat. Kobaran api bahkan sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Petugas dari Polsek Nanga Mahap langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mendata korban terdampak kebakaran.
Kapolres Sekadau Andhika Wiratama melalui Kapolsek Nanga Mahap Andre membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, rumah yang mengalami kerusakan paling parah merupakan milik Sa’at (60).
Baca Juga : Insiden Maut di Jalan Bodok–Bonti, Motor Hantam Tembok
Saat kebakaran terjadi, istri korban diketahui sedang berada di luar rumah untuk menjenguk kerabat yang sakit. Sementara Sa’at tertidur seorang diri di dalam rumah sebelum akhirnya terbangun karena merasakan hawa panas dari kobaran api.
“Korban terbangun setelah melihat api sudah membesar. Korban kemudian langsung bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan berteriak meminta bantuan warga sekitar,” ujar IPDA Andre.
Mendengar teriakan korban, warga sekitar langsung berdatangan membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya gotong royong warga berhasil mencegah api meluas ke lebih banyak rumah.
Rumah milik korban yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar dan melahap hampir seluruh bangunan. Dua rumah di samping kiri dan kanan juga sempat terdampak, meski berhasil diselamatkan dari kerusakan lebih parah.
Selain rumah yang hangus terbakar, sejumlah barang berharga milik korban juga tidak sempat diselamatkan. Di antaranya dua unit sepeda motor, uang tunai sekitar Rp5 juta, mesin padi kecil, mesin robin, kulkas, mesin cuci, dan televisi.
Baca Juga : Sujiwo Ajak Warga Jaga Pesisir Lewat Penanaman Mangrove
Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga kebakaran dipicu korsleting arus pendek listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus pendek listrik. Meski demikian, kami tetap mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing,” kata IPDA Andre.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik dan menghindari penggunaan beban listrik berlebihan guna mencegah kebakaran serupa terjadi kembali.*
Sumber :
Polres Sekadau
