BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memperkuat komitmen mempercepat transformasi birokrasi digital usai mengikuti audiensi Forum Sekretaris Daerah (Forsesda) se-Kalimantan Barat bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Audiensi tersebut membahas langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas aparatur sipil negara (ASN), mempercepat transformasi digital, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan berkualitas.
Menindaklanjuti arahan Menteri PANRB, Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah menegaskan digitalisasi birokrasi tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi, tetapi harus diawali dengan penyederhanaan proses bisnis agar layanan publik lebih efisien dan mudah diakses masyarakat.
Baca Juga : Wujudkan Kota Hijau, Pemkot Pontianak Perkuat Pengelolaan RTH Privat
“Kami di Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya memperkuat transformasi birokrasi dengan memastikan setiap layanan publik memiliki proses bisnis yang sederhana dan saling terintegrasi. Digitalisasi harus memberikan kemudahan bagi masyarakat, bukan justru menambah tahapan pelayanan,” ujarnya.
Amirullah mengatakan Pemkot Pontianak juga akan memperkuat sinergi antarperangkat daerah agar pengelolaan data dan pelayanan publik tidak berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, integrasi sistem menjadi kunci mewujudkan pemerintahan yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga : Satu Lahan Disegel, Pemkot Pontianak Perkuat Penindakan Karhutla
Selain memperkuat sistem digital, peningkatan kapasitas ASN juga menjadi perhatian. Aparatur didorong mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menjunjung tinggi integritas dan budaya kerja BerAKHLAK dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Arahan Ibu Menteri menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempercepat reformasi birokrasi di Kota Pontianak. Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, mudah diakses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Amirullah.*
