Bareskrim Polri Setor Rp58 Miliar Aset Judi Online ke Kas Negara

Bareskrim Polri menyerahkan aset sitaan judi online senilai rp58 miliar ke Kejaksaan Agung.

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Upaya pemberantasan judi online terus dilakukan aparat kepolisian dengan menyasar aliran dana hasil kejahatan. Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber resmi menyerahkan aset sitaan senilai Rp58.183.165.803 kepada negara.

Dana tersebut merupakan hasil penyitaan dari sejumlah perkara perjudian online yang telah diproses secara hukum. Aset tersebut diserahkan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk selanjutnya disetorkan ke rekening negara melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Himawan Bayu Aji, menjelaskan penyerahan dana tersebut merupakan pelaksanaan eksekusi atas putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

“Hari ini kami merilis eksekusi terhadap harta yang dirampas untuk negara. Ini merupakan implementasi dari Perma Nomor 1 Tahun 2013 yang bersumber dari perkara TPPU dan tindak pidana perjudian online,” ujarnya, Kamis (4/3/2026).

Menurut Himawan, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan aset negara yang sebelumnya berasal dari aktivitas ilegal perjudian daring. Selain penindakan terhadap pelaku, kepolisian juga fokus memutus aliran dana yang menjadi sumber operasional jaringan judi online.

Keberhasilan penyitaan aset tersebut juga tidak lepas dari kerja sama antara kepolisian dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Lembaga tersebut sebelumnya memberikan Laporan Hasil Analisis terkait transaksi mencurigakan yang mengarah pada praktik perjudian online.

Baca Juga : Bareskrim Polri Blokir Rekening Judi Online Senilai Rp255 Miliar

Dari hasil analisis tersebut, penyidik kemudian menindaklanjuti dengan penyelidikan hingga proses hukum yang berujung pada penyitaan aset.

Seluruh objek eksekusi yang telah dirampas kini diserahkan kepada Kejaksaan Agung untuk selanjutnya disetorkan sebagai pemasukan resmi negara.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan siber, sekaligus menegaskan bahwa negara tidak hanya memburu pelaku judi online, tetapi juga merampas seluruh keuntungan yang diperoleh dari hasil kejahatan tersebut.*

 

Sumber :

TBNews

Curi 40 Batang Besi Holo di Roban, Dua Pelaku Dibekuk Polsek Singkawang Tengah

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Unit Reserse Kriminal (Reskrim)...

Ilustrasi - Dua pelaku pencurian besi holo diamankan Polsek Singkawang Tengah bersama barang bukti 40 batang besi holo yang dicuri dari lokasi pembangunan rumah di Kelurahan Roban, Singkawang.

Truk Tangki Diduga Keluar Jalur, Remaja Tewas dalam Tabrak Lari di Kubu Raya

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kecelakaan tabrak lari...

Petugas Satlantas Polres Kubu Raya melakukan olah TKP kecelakaan tabrak lari di Jalan Trans Kalimantan Kubu Raya.

Simpan Sabu 4,77 Gram di Celana Jeans, Pria di Sanggau Diciduk Polisi

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang pria berinisial JP...

Polres Sanggau menunjukkan barang bukti sabu 4,77 gram yang disembunyikan di dalam celana jeans.

Satreskrim Polres Kubu Raya Amankan TKP Karhutla, Dugaan Pembakaran Lahan Diusut

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Satreskrim Polres Kubu...

Satreskrim Polres Kubu Raya memasang police line di lokasi karhutla di Desa Kampung Arang.

Lahan Terbakar di Belakang Kampus UNU Kubu Raya Dipasangi Garis Polisi

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Lahan yang terbakar...

Petugas Polres Kubu Raya memasang garis polisi di lokasi lahan terbakar di belakang Kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kubu Raya yang sedang diselidiki terkait dugaan karhutla.

Polres Singkawang Usut Dugaan Kekerasan Seksual Anak, Ayah Kandung Jadi Terduga Pelaku

BERIKABARNEWS l SINGKAWANG – Polres Singkawang tengah mengusut...

Ilustrasi penyelidikan Polres Singkawang terkait dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Singkawang Selatan.

berita terkini