Bimteknas Hanura Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Legislator Daerah

Benny Rhamdani saat konferensi pers Bimteknas Hanura di Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menjadikan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) sebagai momentum penting untuk memperkuat kapasitas sekaligus konsolidasi internal legislator daerah. Kegiatan ini akan digelar pada 1–3 Mei 2026 di Pontianak, Kalimantan Barat, dan diikuti 525 anggota DPRD provinsi serta kabupaten/kota hasil Pemilu 2024.

Sekretaris Jenderal Partai Hanura, Benny Rhamdani, menegaskan pemilihan Pontianak sebagai lokasi kegiatan merupakan bagian dari komitmen partai dalam memperkuat peran daerah. Menurutnya, Hanura konsisten menggelar agenda nasional di luar Jakarta guna mendorong pemerataan pembangunan.

“Di tengah banyak agenda nasional yang dipusatkan di Jakarta, Hanura justru memilih daerah sebagai pusat kegiatan. Ini adalah komitmen kami untuk mendorong daerah berdaya sebagai fondasi Indonesia yang sejahtera,” ujarnya dalam konferensi pers di Grand Mahkota Hotel, Kamis (30/4/2026).

Benny menjelaskan, Bimteknas kali ini tidak sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi partai dalam menghadapi verifikasi faktual dan persiapan menuju kontestasi politik 2029. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas intelektual anggota legislatif sebagai fondasi dalam pengambilan kebijakan publik.

“Demokrasi tidak hanya membutuhkan kekuasaan legislatif yang lahir dari legitimasi pemilu, tetapi juga kapasitas intelektual. Setiap keputusan politik tidak boleh diambil tanpa basis pengetahuan yang kuat,” tegasnya.

Menurutnya, kualitas keputusan politik di tingkat daerah sangat menentukan arah pembangunan. Karena itu, melalui Bimteknas, anggota DPRD Hanura diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Anggota DPRD Hanura harus memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat dan tidak menyimpang dari tujuan pembangunan daerah,” tambahnya.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Genjot PAD Kalbar dengan Strategi Pembiayaan Kreatif

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Bimteknas, Hildi Hamid, menyoroti dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap kinerja pemerintah daerah dan DPRD. Ia menilai kebijakan tersebut mempersempit ruang fiskal dan berpotensi mengganggu implementasi otonomi daerah.

Ia mengungkapkan, sejumlah daerah mulai merasakan keterbatasan dalam mengelola pembangunan akibat tekanan anggaran.

“Bahkan ada daerah yang merasa saat ini bukan lagi otonomi daerah karena tidak memiliki keleluasaan dalam mengelola anggaran,” ujarnya.

Hildi mencontohkan kondisi di Kabupaten Kayong Utara, di mana proporsi belanja pegawai melebihi 30 persen dari APBD. Namun, hal itu terjadi karena keterbatasan total anggaran daerah, bukan semata besarnya belanja pegawai.

“Ini bukan karena belanjanya yang besar, tetapi karena APBD-nya yang kecil, sehingga proporsinya menjadi tinggi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, kebijakan efisiensi di sejumlah daerah di Kalimantan Barat turut berdampak pada DPRD, termasuk tidak terakomodasinya pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan dalam APBD.

“Bahkan ada daerah yang tidak lagi mengakomodasi pokok-pokok pikiran DPRD karena alasan efisiensi belanja,” pungkasnya.**

Ketua PELTI Kalbar Perkuat Pembinaan Atlet Tenis Muda di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua Persatuan Lawn...

Ketua PELTI Kalbar Erlina Norsan memberikan arahan kepada pengurus, pelatih, dan atlet saat pembinaan tenis di Lapangan Tenis Sukadana, Kayong Utara.

Erlina Norsan Ajak Perempuan Jadi Garda Terdepan Tanamkan Nilai Agama dalam Keluarga

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua Tim Penggerak...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan menyampaikan ajakan kepada perempuan untuk memperkuat penanaman nilai agama dalam keluarga saat kajian di Masjid Oesman Al-Khair, Kayong Utara.

TP PKK Kalbar Tinjau Layanan Gratis NIB, Sertifikat Halal, dan QRIS untuk UMKM di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua Tim Penggerak...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan meninjau layanan gratis NIB, sertifikat halal, dan QRIS bagi pelaku UMKM di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Kayong Utara.

Sekda Harisson Tekankan Pentingnya Budaya Hukum Saat Stadium General di UNKRIS

BERIKABARNEWS l BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi...

Sekda Kalbar Harisson menghadiri Stadium General Fakultas Hukum UNKRIS di Bekasi bersama Wakil Menteri Otto Hasibuan.

Tekan Inflasi, Pemprov Kalbar Hadirkan Gerakan Pasar Murah di Kayong Utara

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Pemerintah Provinsi Kalimantan...

Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka Gerakan Pasar Murah di Pasar Rakyat Kayong Utara untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Gemarikan dan Bunda PAUD Jadi Fokus Erlina Norsan Wujudkan Generasi Emas 2045

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Ketua TP PKK...

Ketua TP PKK Kalbar Erlina Norsan saat memantau Program Gemarikan dan pembinaan Bunda PAUD di Pantai Pulau Datok, Kabupaten Kayong Utara.

berita terkini