Gubernur Ria Norsan Genjot PAD Kalbar dengan Strategi Pembiayaan Kreatif

Ria Norsan memimpin rapat peningkatan PAD Kalbar di Ruang Data Analytic Center Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (28/4/2026).

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui berbagai terobosan. Di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan, strategi creative financing atau pembiayaan kreatif mulai dioptimalkan sebagai langkah menuju kemandirian fiskal.

Kebijakan ini disampaikan dalam pertemuan di Ruang Data Analytic Center Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (28/4/2026). Fokus utama diarahkan pada peningkatan transparansi, efisiensi anggaran, serta optimalisasi aset daerah agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap PAD.

Dalam arahannya, Ria Norsan menegaskan bahwa digitalisasi menjadi fondasi utama pengelolaan keuangan modern. Pemerintah daerah kini mendorong penggunaan sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS, EDC, hingga virtual account di berbagai layanan publik.

Langkah ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga dinilai efektif menekan potensi kebocoran anggaran.

Selain itu, implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) versi terbaru turut mempercepat reformasi birokrasi keuangan.

“Melalui validasi otomatis terhadap batas anggaran, SIPD dapat meminimalisir kesalahan data sekaligus mempercepat evaluasi anggaran secara real-time,” jelasnya.

Tak hanya mengandalkan digitalisasi, Pemprov Kalbar juga mulai mengoptimalkan aset daerah yang sebelumnya belum produktif. Langkah ini menjadi strategi penting untuk meningkatkan PAD tanpa harus membebani APBD.

Baca Juga : Ria Norsan dan Senator Erlinawati Perkuat UMKM dan Pemberdayaan Perempuan Kalbar

Selain itu, penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga terus didorong agar mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.

Strategi pembiayaan kreatif ini sekaligus membuka peluang pembiayaan alternatif guna mempercepat pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik.

Meski fokus pada peningkatan pendapatan, Ria Norsan menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat juga berkomitmen menjaga stabilitas harga melalui pengendalian inflasi, serta mendorong peran sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dengan tata kelola berbasis data dan sistem yang semakin akuntabel, Kalimantan Barat optimistis mampu memperkuat kemandirian fiskal.

Sinergi antara digitalisasi dan strategi pembiayaan kreatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan PAD, tetapi juga menjadi contoh pengelolaan keuangan daerah yang modern dan berkelanjutan di Indonesia.*

Aksi Rocky Gerung Lepas Baju di Asiang Curi Perhatian

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana berbeda terlihat di...

Rocky Gerung lepas baju saat meracik kopi bersama Koh Asiang di Warkop Asiang Pontianak.

OSO Ajak Yusril dan Rocky Gerung Ngopi di Asiang

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana hangat dan penuh...

OSO bersama Yusril dan Rocky Gerung ngopi santai di Warkop Asiang Pontianak jelang Bimteknas Hanura 2026.

Gubernur Ria Norsan: BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Ekonomi Pekerja Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Ria Norsan menegaskan...

Gubernur Kalbar Ria Norsan usai penandatanganan MoU BPJS Ketenagakerjaan di Hotel Novotel Pontianak, (30/4/2026).

Perbaiki Tata Kelola Arsip, Sekda Kalbar: Bukan Sekadar Tumpuk Kertas di Gudang!

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan...

Sekda Kalbar Harisson meninjau pengelolaan arsip di lingkungan perangkat daerah Pontianak.

Bimteknas Hanura Dongkrak Ekonomi Pontianak, Sektor Hotel hingga UMKM Bergeliat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pelaksanaan Bimbingan Teknis Nasional...

Ratna Ester Lumban Tobing saat konferensi pers Bimteknas Hanura di Pontianak.

Bimteknas Hanura Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Legislator Daerah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Partai Hati Nurani Rakyat...

Benny Rhamdani saat konferensi pers Bimteknas Hanura di Pontianak.

berita terkini