Bupati Kubu Raya Desak Sinkronisasi Data Sawah dengan ATR/BPN

Bupati Sujiwo saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional terkait sinkronisasi data sawah Kubu Raya.

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya Sujiwo mendesak percepatan sinkronisasi data Luas Baku Sawah (LBS) antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. Menurutnya, ketidaksesuaian data sawah antara pusat dan daerah saat ini menjadi kendala serius yang menghambat investasi serta proses perizinan di Kubu Raya.

Pernyataan tersebut disampaikan Sujiwo usai melakukan kunjungan kerja ke ATR/BPN di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Dalam agenda itu, ia didampingi Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Sujiwo mengungkapkan adanya perbedaan cukup signifikan antara data LBS milik ATR/BPN dengan kondisi aktual di lapangan. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri, luas baku sawah di Kubu Raya tercatat lebih dari 28 ribu hektare. Sementara berdasarkan data eksisting pemerintah daerah, luas sawah yang tersedia hanya sekitar 10 ribu hektare.

Selisih data yang cukup besar tersebut dinilai menjadi persoalan mendasar yang harus segera diselesaikan agar tidak terus menghambat pembangunan daerah.

“Kami perlu ada kebijakan pengurangan. Kalau ini tidak segera clear, sinkron, dan linier antara data kementerian dengan kondisi riil di daerah, maka dampaknya negatif sekali,” tegas Sujiwo.

Ia menegaskan, sinkronisasi data sawah bukan sekadar persoalan administratif, melainkan menyangkut arah pembangunan dan kepastian tata ruang daerah.

Baca Juga : Promosikan Pariwisata Daerah, Kubu Raya Gelar Lomba Video dan Fotografi

Menurut Sujiwo, ketidaksinkronan data LBS berdampak langsung pada layanan perizinan pemanfaatan ruang. Sistem perizinan yang terintegrasi dengan data pusat membuat sejumlah pengajuan izin di beberapa kawasan tidak dapat diproses.

Akibatnya, sejumlah rencana investasi yang seharusnya bisa berjalan harus tertunda karena terkendala data yang belum selaras.

Kondisi ini dinilai dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi Kubu Raya. Padahal, investasi merupakan salah satu motor utama pembangunan sekaligus sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ketika perizinan tidak dapat dikeluarkan sesuai kondisi riil, tentu berdampak negatif terhadap laju perkembangan investasi. Padahal kita berharap investasi berjalan baik demi percepatan pembangunan,” jelasnya.

Baca Juga : Relokasi Pedagang Pasar Sungai Kakap Jadi Langkah Awal Penataan Kawasan

Bupati Kubu Raya berharap ATR/BPN segera menindaklanjuti usulan revisi data LBS yang telah diajukan pemerintah daerah sejak Februari lalu. Ia menilai keselarasan data antara pusat dan daerah menjadi kunci agar proses perizinan dapat kembali berjalan normal.

Dengan adanya kepastian data, Sujiwo optimistis iklim investasi di Kubu Raya akan semakin kondusif dan pembangunan daerah dapat terus bergerak tanpa hambatan administratif.

“Kami datang ke sini untuk memastikan ada jalan keluar. Kubu Raya butuh kepastian data supaya pembangunan dan investasi tidak berhenti hanya karena persoalan administrasi data,” pungkasnya.

Sinkronisasi data sawah ini diharapkan menjadi solusi strategis untuk memperkuat iklim investasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Kubu Raya.*

Kebakaran Bukit Matok Melawi Mendekati Jalan Raya, Petugas Kejar Api

BERIKABARNEWS l MELAWI – Kebakaran melanda kawasan Bukit...

Petugas dan warga memadamkan kebakaran di Bukit Matok Melawi

Antisipasi Karhutla, Polsek Sekayam Periksa Tiga Titik Hotspot

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Polsek Sekayam memeriksa tiga...

Personel Polsek Sekayam melakukan pengecekan tiga titik hotspot untuk mengantisipasi karhutla di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Kabut Asap Makin Parah, Kualitas Udara Kubu Raya Masuk Kategori Hitam

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Kabut asap akibat...

Kabut asap akibat karhutla menyelimuti wilayah Kubu Raya saat kualitas udara masuk kategori hitam atau berbahaya. (Foto: Res-KKR)

Titik Api Ditemukan di Punggur Kecil Kubu Raya, Tim SAR Langsung Padamkan

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Tim SAR Direktorat...

Tim SAR Polda Kalbar memadamkan titik api di Desa Punggur Kecil, Kubu Raya. (Foto: Hms-Polda Kalbar)

Warga Pal Sembilan Geger, Perempuan 50 Tahun Ditemukan Meninggal di Dapur

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Warga Desa Pal...

Lokasi rumah perempuan 50 tahun yang ditemukan meninggal di dapur di Desa Pal Sembilan, Kubu Raya. (Res-KKR)

Sujiwo: Olahraga Bersama Perkuat Kebahagiaan dan Kebersamaan Warga

BERIKABARNEWS l KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya...

Bupati Kubu Raya Sujiwo mengikuti kegiatan senam bersama warga Sungai Ambawang dalam peringatan HUT Kubu Raya dan HUT RI.

berita terkini