Ekonomi Kalbar Tumbuh 5,61 Persen, Ria Norsan Dorong Sinergi Pertanian hingga UMKM

Gubernur Kalbar Ria Norsan memimpin pertemuan bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, BPS, dan Bank Indonesia membahas pertumbuhan ekonomi daerah.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan mendorong penguatan sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pariwisata untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan coffee morning yang dipimpin Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Bank Indonesia (BI) di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Jumat (23/10/2026).

Pertemuan itu membahas penguatan koordinasi lintas sektor, terutama untuk menjaga stabilitas harga pangan, meningkatkan tata kelola birokrasi, dan mengoptimalkan potensi ekonomi daerah secara inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Temui Mahasiswa, Bahas Karhutla dan BBM

Dalam pertemuan bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi vertikal tersebut, Ria Norsan mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Kalbar yang mencapai 5,61 persen pada Triwulan II 2026.

Meski mencatatkan pertumbuhan positif, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak berpuas diri. Menurutnya, capaian ekonomi harus diikuti dengan upaya memperkuat sektor-sektor utama sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi Kalbar menunjukkan tren yang positif. Namun, kita tidak boleh cepat puas. Sektor-sektor penggerak utama harus terus didukung agar manfaat pertumbuhan dirasakan masyarakat,” tegas Ria Norsan.

Ekonomi Kalbar tumbuh 5,61 persen pada Triwulan II 2026.
Ekonomi Kalbar tumbuh 5,61 persen pada Triwulan II 2026.

Baca Juga : HUT ke-255 Pontianak, Pemprov Kalbar Apresiasi Capaian Pembangunan

Pemprov Kalbar mendorong optimalisasi sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, UMKM, dan pariwisata untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain penguatan sektor usaha, Ria Norsan menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menghadirkan pelayanan birokrasi yang responsif, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan hasil pembangunan dirasakan masyarakat secara merata di seluruh kabupaten dan kota di Kalbar.

Melalui sinergi Pemprov Kalbar, BI, BPS, dan para pemangku kepentingan, pertumbuhan ekonomi daerah diharapkan semakin kuat, inklusif, dan berkelanjutan.*

Kabut Asap Karhutla, 12 Penerbangan Singapura–Pontianak Dibatalkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kabut asap akibat kebakaran...

Kabut asap akibat karhutla mengganggu jarak pandang dan operasional penerbangan di sejumlah Bandara. (Foto: Kemenhub)

Gubernur Ria Norsan Tekankan Penyusunan APBD Kalbar 2027 Tepat Sasaran

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalbar Ria Norsan membuka sosialisasi Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 tentang pedoman penyusunan APBD 2027 di Kantor Gubernur Kalbar.

HUT ke-255 Pontianak, Pemprov Kalbar Apresiasi Capaian Pembangunan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Penjabat Sekda Kalbar Hendra menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak di Jalan Rahadi Oesman.

Gubernur Ria Norsan Temui Mahasiswa, Bahas Karhutla dan BBM

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalbar Ria Norsan berdialog dengan mahasiswa Aliansi Kalbar Revolusi di depan Gedung DPRD Kalbar.

Ponpes Darut Thalibin Peniraman Gelar Upacara Hari Santri 2026

BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Pondok Pesantren (Ponpes) Darut...

Upacara peringatan Hari Santri di Ponpes Darut Thalibin, Peniraman, Kabupaten Mempawah.

Pemprov Kalbar Raih TPAKD Award 2026 Terbaik se-Kalimantan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima penghargaan TPAKD Award 2026 untuk Pemprov Kalbar sebagai TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Kalimantan.

berita terkini