Empat WNI Ditangkap di Sarawak Usai Diduga Masuk Malaysia Lewat Jalur Tikus

Polisi Malaysia mengamankan empat WNI yang diduga masuk ke Sarawak melalui jalur tidak resmi di kawasan Bau.

BERIKABARNEWS l BAU – Empat warga negara Indonesia (WNI) diamankan aparat kepolisian Malaysia setelah diduga memasuki wilayah Sarawak melalui jalur tidak resmi. Penangkapan dilakukan usai kendaraan yang mereka tumpangi terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas di kawasan Bau, Sarawak, Rabu (5/8/2026).

Kapolres Bau (Ketua Polis Daerah Bau) Superintenden Mohd Haide A. Rahman mengatakan, peristiwa itu bermula saat personel Pasukan Polis Gerakan Am (PGA) menggelar patroli Op Taring Awas/Batas di Kampung Stass sekitar pukul 14.45 waktu setempat.

Saat patroli berlangsung, petugas mencurigai sebuah mobil Perodua Viva dan meminta pengemudinya menghentikan kendaraan untuk pemeriksaan. Namun, sopir justru melarikan diri sehingga memicu aksi pengejaran oleh personel PGA yang dibantu Unit Mobil Patroli (MPV) IPD Bau.

Baca Juga : 10 Ton Daging Beku Ilegal Tujuan Kalbar Digagalkan di Perbatasan Serikin

Pengejaran berakhir di kawasan perkebunan kelapa sawit Kampung Jagoi Duyoh, Jalan Serikin. Meski kendaraan berhasil dihentikan, pengemudi berhasil kabur sebelum petugas melakukan pemeriksaan.

“Kendaraan tersebut akhirnya berhasil dicegat di kawasan perkebunan kelapa sawit Kampung Jagoi Duyoh, Jalan Serikin. Meski demikian, pengemudinya berhasil melarikan diri sebelum pemeriksaan dilakukan,” kata Mohd Haide.

Di dalam mobil, polisi menemukan empat WNI yang terdiri atas tiga pria dan satu perempuan berusia antara 17 hingga 43 tahun.

Hasil penyelidikan awal menyebutkan keempat WNI tersebut diduga masuk ke Malaysia melalui jalur tidak resmi di Kampung Stass tanpa memiliki dokumen perjalanan yang sah.

Baca Juga : Kebakaran Hebat Ludeskan Rumah Panjang 23 Pintu di Samalaju Sarawak

Dalam operasi tersebut, polisi menyita satu unit mobil Perodua Viva dan empat unit telepon genggam dari berbagai merek sebagai barang bukti.

Seluruh WNI yang diamankan dibawa ke Ibu Pejabat Polis Daerah (IPD) Bau untuk menjalani pemeriksaan, termasuk tes urine, sebelum proses lebih lanjut dilakukan bersama Jabatan Imigresen Malaysia.

Mereka diselidiki berdasarkan Seksyen 6(1)(c) Akta Imigresen 1959/63 atas dugaan memasuki wilayah Malaysia tanpa dokumen resmi.

Sementara itu, kepolisian Malaysia masih melakukan pencarian terhadap pengemudi mobil yang melarikan diri saat kendaraan berhasil dihentikan petugas.*

Rumah Panjang 10 Pintu di Sarawak Ludes Terbakar, 79 Warga Terdampak

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Rumah panjang 10 pintu...

Rumah panjang 10 pintu di Kampung Long Jekitan, Sarawak, ludes terbakar dan membuat 79 warga terdampak. (Tangkapan Layar - facebook.com/borneonetwork2)

Imigrasi Malaysia Gerebek Tiga Lokasi di Kuching, 59 WNI Diamankan

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Imigrasi Malaysia menggerebek tiga lokasi di Kuching dan mengamankan 59 WNI. (JIM Sarawak)

Helikopter Medis Jatuh di Long Lellang Sarawak, Lima Orang Tewas

BERIKABARNEWS l MIRI – Helikopter medis Layanan Dokter...

Helikopter medis Layanan Dokter Udara yang jatuh di dekat Bandara Long Lellang, Sarawak. (facebook.com/al.imram.88)

Helikopter Layanan Dokter Terbang Kecelakaan Saat Mendarat di Sarawak

BERIKABARNEWS l MIRI – Helikopter layanan Dokter Terbang...

Ilustrasi - Helikopter layanan Dokter Terbang Kementerian Kesehatan Malaysia yang mengalami kecelakaan saat hendak mendarat di Long Lellang, Sarawak. (Foto: unsplash.com/@isaacbenhesed)

24 WNI Terjaring Operasi JIM Sarawak di Kuching

BERIKABARNEWS l KUCHING – Sebanyak 24 warga negara...

Petugas JIM Sarawak mengamankan WNI dalam operasi penguatkuasaan di Kuching, Sarawak.

Ops Gegar Kuching, 35 Warga Asing Ditahan Termasuk WNI

BERIKABARNEWS l KUCHING – Jabatan Imigresen Malaysia (JIM)...

Operasi Ops Gegar JIM Kuching yang menahan 35 warga asing, termasuk warga Indonesia, di Sarawak. (Suara Sarawak)

berita terkini