BERIKABARNEWS l MEMPAWAH – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong masyarakat untuk terus melestarikan tradisi Robo-Robo di tengah arus modernisasi. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Festival Budaya Robo-Robo Kabupaten Mempawah 2026 di kawasan Kuala Mempawah, Rabu (12/8/2026).
Festival tahunan ini menjadi momentum untuk mengenang sejarah Opu Daeng Manambon sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.
Pembukaan festival turut dihadiri Bupati Mempawah Erlina, Raja Mempawah, lembaga adat, dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Baca Juga : HAN ke-42, Forum Anak Kalbar Ingatkan Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai
Ria Norsan menegaskan, tradisi Robo-Robo yang telah diakui sebagai warisan budaya takbenda harus terus dijaga. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan adat, tetapi juga mengandung nilai luhur dan kearifan lokal masyarakat Mempawah.
Menurutnya, Festival Robo-Robo juga memiliki potensi untuk mendukung pariwisata daerah sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat diharapkan dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Mempawah.
Baca Juga : Erlina Ria Norsan Dorong Pengusaha Muslimah Kalbar Perkuat UMKM dan Go Digital
Ria Norsan juga mengajak generasi muda untuk memahami sejarah dan asal-usul tradisi Robo-Robo. Edukasi budaya dinilai penting agar identitas daerah tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
“Melalui festival ini, kita berharap kisah sejarah dan asal-usul tradisi Robo-Robo terus diperkenalkan kepada generasi penerus. Dengan demikian, nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya tetap terjaga dan tidak lekang oleh zaman,” kata Ria Norsan.*
