BERIKABARNEWS l MELAWI – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah kost yang terdiri dari tiga pintu di Jalan Prawindo, Dusun Berlian Permai, RT 027/RW 003, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Rabu (21/10/2026) pagi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar pukul 07.40 WIB. Personel Polsek Nanga Pinoh bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BSPBK) Kabupaten Melawi kemudian mendatangi lokasi untuk memadamkan api dan mengamankan area.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat dari bagian belakang kamar kost pintu nomor 1. Melihat asap dan kobaran api, saksi berteriak memanggil suaminya, Nikolaus, yang sedang makan di rumah mereka, tepat di samping bangunan kost.
Nikolaus segera memeriksa sumber kebakaran. Saat melihat api mulai membesar di bagian belakang bangunan, ia memecahkan kaca jendela untuk masuk ke dalam rumah kost.
Baca Juga : Kecelakaan Maut di Simpang Manuk Sanggau, Pengendara Revo Tewas
Bersama warga sekitar, Nikolaus berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena kobaran api semakin besar dan angin bertiup kencang.
Pemilik kost kemudian menghubungi layanan Call Center 110 Polres Melawi dan BSPBK Kabupaten Melawi untuk meminta bantuan.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pelokalisasian agar api tidak meluas. Api akhirnya berhasil dipadamkan dengan bantuan satu unit mobil tangki armada R6 dan satu unit armada R4.
Baca Juga : Kasus Dugaan Pembakaran Lahan, Anggota DPRD Mempawah Berinisial C Ditahan
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran tersebut. Sementara itu, nilai kerugian materiil masih didata, sedangkan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Personel Polsek Nanga Pinoh tetap berada di lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif, mendata kerusakan, dan mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Menyikapi kejadian ini, Polres Melawi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga juga diminta rutin memeriksa instalasi listrik dan sumber api di dapur serta segera melapor kepada petugas apabila terjadi keadaan darurat.*
