BERIKABARNEWS l SANGGAU – Seorang pengendara sepeda motor asal Kota Pontianak berinisial FN (44) tewas setelah mengalami kecelakaan dengan truk Colt Diesel di Jalan Raya Bodok–Sosok, Dusun Empawek, Desa Palem Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban yang merupakan warga Jalan Darma Putra, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, diduga terjatuh saat berusaha mendahului kendaraan di depannya. Setelah terjatuh, korban masuk ke jalur berlawanan dan tertabrak truk yang datang dari arah berlawanan.
Truk roda enam bernomor polisi KB 8536 FB tersebut dikemudikan SS (55), warga Jalan Raya Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika FN mengendarai sepeda motor Honda Vario 160 dari arah Bodok menuju Sosok.
Saat melintas di Dusun Empawek, korban diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi untuk mendahului kendaraan di depannya. Namun, ketika melakukan manuver menyalip, sepeda motor yang dikendarainya diduga kehilangan kendali hingga korban terjatuh.
Korban kemudian terlempar dan berguling ke jalur kanan jalan. Pada saat bersamaan, truk Colt Diesel yang dikemudikan SS melaju dari arah berlawanan.
Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, pengemudi truk tidak sempat menghindar sehingga tabrakan terjadi. Benturan tersebut membuat truk terdorong keluar dari badan jalan hingga bagian kabin depannya berada di tepi jalan.
Baca Juga : Kecelakaan Sanggau, Pemotor Tewas Tabrak Truk Mogok
Setelah menerima laporan masyarakat, personel piket Polsek Parindu segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), dan mengatur arus lalu lintas.
Kapolsek Parindu, AKP Sutono, membenarkan kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dan truk tersebut. Ia mengatakan, petugas langsung melakukan langkah penanganan sesuai prosedur setelah menerima informasi dari warga.
“Kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat. Prioritas awal petugas adalah memastikan kondisi korban, mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan kendaraan yang terlibat agar proses penanganan dan penyelidikan dapat berjalan dengan baik,” ujar Sutono, Selasa (20/10/2026).
Akibat kecelakaan itu, FN mengalami luka berat di bagian dada, patah tulang pada kedua pergelangan tangan, serta luka lecet dan memar di punggung.
Korban sempat dibawa ke Puskesmas Pusat Damai, Kecamatan Parindu. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Untuk kepentingan penyelidikan, polisi mengamankan sepeda motor Honda Vario 160 milik korban dan truk Colt Diesel yang terlibat kecelakaan. Pengemudi truk juga dibawa ke Polsek Parindu untuk menjalani proses lebih lanjut.
Baca Juga : Rekan Curiga Kamar Terkunci, Pria 24 Tahun Ditemukan Meninggal di Ambawang
Menyusul kecelakaan tersebut, AKP Sutono mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan lain.
Pengendara diminta menjaga kecepatan, memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar, serta tidak memaksakan diri menyalip apabila situasi jalan tidak memungkinkan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan, tidak memaksakan diri saat mendahului, menjaga kecepatan, dan selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa,” tegas Sutono.*
