BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mendorong percepatan regenerasi pemuda Dayak sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Konferensi Provinsi (Konferprov) II Gerakan Pemuda Dayak (GERDAYAK) Kalimantan Barat di Hotel Harris Pontianak, Jumat (3/7/2026).
Konferprov GERDAYAK Kalbar dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat regenerasi kepemimpinan sekaligus memperluas peran pemuda Dayak dalam pembangunan Kalimantan Barat.
Dalam kegiatan itu, Ria Norsan didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Barat sekaligus Ketua Umum GERDAYAK, Krisantus Kurniawan.
Dalam sambutannya, Ria Norsan menegaskan bahwa masa depan Kalimantan Barat sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda. Menurutnya, pemuda Dayak memiliki peran strategis dalam melanjutkan estafet kepemimpinan serta membawa perubahan positif bagi daerah.
Ia menekankan bahwa regenerasi bukan sekadar pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga proses membangun kapasitas generasi muda agar siap menghadapi tantangan masa depan.
Menurut Ria Norsan, pemuda yang cerdas, berkarakter kuat, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi akan menjadi modal utama dalam mendorong kemajuan daerah.
“Terselenggaranya kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat membangun daerah terus tumbuh subur di hati generasi muda Kalimantan Barat,” ujar Ria Norsan.
Ia berharap Konferprov GERDAYAK tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga melahirkan gagasan dan rekomendasi strategis untuk pembangunan Kalbar.
Baca Juga : Gubernur Ria Norsan Tekankan Akselerasi Pembangunan Kalbar
Senada dengan Gubernur, Krisantus Kurniawan menegaskan pentingnya sinergi antaranggota GERDAYAK dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor. Menurutnya, organisasi kepemudaan harus mampu menjadi motor perubahan yang aktif dan progresif.
Ia mendorong seluruh kader GERDAYAK agar turut mengawal pembangunan, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga pelestarian sosial budaya.
“Kita harus terus bergerak maju, namun tetap memegang teguh identitas dan nilai-nilai luhur budaya Dayak sebagai fondasi dalam berkarya,” tegas Krisantus.
Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan penguatan identitas lokal.
Baca Juga : IPM Kalbar Naik ke 72,09, Gubernur Ria Norsan Sebut Kualitas SDM Terus Meningkat
Konferprov II GERDAYAK Kalbar diharapkan menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan baru yang visioner, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman. Dengan kepengurusan yang solid, GERDAYAK diproyeksikan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan yang inklusif.
Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan diyakini menjadi kunci untuk mempercepat terwujudnya Kalimantan Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Melalui kolaborasi yang kuat, cita-cita besar membangun Kalimantan Barat menuju masa depan yang lebih baik diharapkan dapat tercapai secara optimal.*
