Lewat Oktober HAKI, Disporapar Kalbar Dorong Pelaku Ekraf Lindungi Karya dan Inovasi

Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari membuka kegiatan Oktober HAKI 2025 di Hotel Orchardz Ayani Pontianak bersama pelaku ekonomi kreatif Kalbar.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat mendorong para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) untuk mendaftarkan karya dan inovasi mereka melalui program Oktober HAKI. Program ini menjadi langkah strategis untuk memberikan perlindungan hukum terhadap karya cipta agar tidak mudah ditiru atau diklaim pihak lain.

Kepala Disporapar Kalbar Windy Prihastari menegaskan bahwa perlindungan terhadap karya dan inovasi melalui Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi pelaku ekraf di era digital.

“Banyak karya luar biasa lahir dari tangan-tangan anak muda Kalbar, namun belum memiliki perlindungan hukum. Akibatnya, karya tersebut rawan ditiru bahkan diklaim pihak lain. Karena itu, kami ingin para pelaku ekraf sadar pentingnya mendaftarkan karya mereka secara legal,” ujar Windy saat membuka acara Oktober HAKI di Hotel Orchardz Ayani, Pontianak, Rabu (22/10/2025).

Wadah Literasi dan Pendampingan HAKI

Kegiatan Oktober HAKI diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai subsektor ekonomi kreatif. Dalam kesempatan itu, peserta mendapatkan pendampingan langsung tentang tata cara pendaftaran HAKI, termasuk hak cipta, merek dagang, dan paten.

Program ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2025, yang dirangkai dengan berbagai kegiatan seperti Apresiasi Karya Kreasi untuk seni pertunjukan dan perfilman, serta Oktober Barista, berupa bimbingan teknis dan sertifikasi profesi barista.

Windy menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Hukum dan HAM Kalbar untuk mendukung perlindungan hukum terhadap karya anak bangsa.

“Kami ingin menjembatani pelaku ekonomi kreatif agar mendapatkan pengakuan resmi dan sah secara hukum,” ujarnya.

Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari saat kegiatan Oktober HAKI di Pontianak, ajak pelaku ekonomi kreatif daftarkan karya dan inovasi untuk mendapatkan perlindungan hukum.
Kadisporapar Kalbar Windy Prihastari saat kegiatan Oktober HAKI di Pontianak, ajak pelaku ekonomi kreatif daftarkan karya dan inovasi untuk mendapatkan perlindungan hukum.

Baca Juga : DWP Kalbar Dorong Perempuan Emas Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045

Windy Telah Miliki 10 Sertifikat HAKI

Sebagai contoh nyata, Windy sendiri telah memperoleh sepuluh sertifikat HAKI dari Kementerian Hukum dan HAM atas berbagai inovasi yang ia ciptakan. Inovasi tersebut meliputi bidang digitalisasi pariwisata, kesehatan masyarakat, pemberdayaan pemuda, serta karya musik daerah seperti Mars Kalbar dan Hymne Kalbar, yang memperkuat identitas daerah.

“Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk mendorong seluruh pelaku ekonomi kreatif di Kalbar agar lebih sadar dan aktif melindungi karya mereka. Ide dan inovasi bukan hanya sekadar gagasan, tapi aset bernilai ekonomi tinggi,” tuturnya.

Windy berharap, lewat gerakan Oktober HAKI, Kalbar mampu membangun ekosistem kreatif yang kuat, mandiri, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Jika setiap karya lokal terlindungi hukum, maka Kalbar akan melahirkan generasi kreatif yang berdaya dan dihargai,” pungkasnya. (ndo)

Mulai 1 Agustus, Harga Pertamax Series di Kalbar Resmi Turun

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – PT Pertamina Patra Niaga...

ilustrasi - Pengendara mengisi BBM di SPBU Pertamina usai penurunan harga Pertamax Series per 1 Agustus 2026.

Gubernur Ria Norsan Tutup Gema Membangun Desa, Apresiasi Semangat Warga Teluk Batang

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menutup Program Gema Membangun Desa di Teluk Batang bersama masyarakat dan jajaran pemerintah Kabupaten Kayong Utara.

Kerja Sama Kalbar–Sarawak Makin Erat, SOSEK MALINDO Sepakati Sejumlah Program Strategis

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Kerja sama antara Kalimantan...

Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan bersama delegasi Kalbar dan Sarawak saat penutupan Sidang SOSEK MALINDO Ke-39 di Pontianak.

Ria Norsan Resmikan GMD di Teluk Batang, Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Tekan Inflasi

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat,...

Gubernur Kalbar Ria Norsan meninjau stan pelayanan saat meresmikan Program Gema Membangun Desa di Desa Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara.

Safari Subuh di Teluk Batang, Gubernur Ria Norsan Ajak Jamaah Makmurkan Masjid

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menyerahkan bantuan operasional Rp25 juta dan perlengkapan ibadah kepada Masjid Babul Mukminin saat Safari Subuh di Teluk Batang, Kayong Utara.

Gubernur Ria Norsan Instruksikan OPD Tindak Lanjuti Aspirasi Warga Teluk Batang

BERIKABARNEWS l KAYONG UTARA – Gubernur Kalimantan Barat...

Gubernur Kalbar Ria Norsan menghadiri malam ramah tamah Program Gema Membangun Desa bersama masyarakat Teluk Batang di Kabupaten Kayong Utara.

berita terkini