Markas Judi Online di Sarawak Digrebek, 20 Warga Indonesia Ditangkap

Petugas Imigrasi Malaysia mengamankan 20 warga Indonesia dalam penggerebekan markas judi online di Sarawak.

BERIKABARNEWS l BINTULU – Sebanyak 20 warga Indonesia ditangkap dalam sebuah penggerebekan di markas judi online di Bintulu, Sarawak pada pertengahan Oktober lalu. Berdasarkan hasil pengintaian intelijen dan pemantauan selama kurang lebih satu bulan, operasi gabungan telah dilakukan oleh Unit Penegakan Hukum Bagian Bintulu bekerja sama dengan Unit Penegakan Hukum Bagian Sri Aman dan Sarikei, yang dikoordinasikan oleh Unit Pemantauan Keamanan & Penegakan Hukum (UPKP).

Operasi tersebut melibatkan 24 petugas penegak hukum dan diarahkan ke sebuah tempat tinggal yang diduga dijadikan sebagai ‘call centre’ untuk sindikat judi online, yang dipercaya telah beroperasi sejak enam bulan lalu.

Penggerebekan yang dimulai sejak pukul lima pagi itu berhasil menangkap 20 warga negara Indonesia yang terdiri dari 12 laki-laki dan 8 perempuan yang diduga terlibat langsung dalam aktivitas judi online ini.

Petugas Imigrasi Malaysia mengamankan 20 warga Indonesia dalam penggerebekan markas judi online di Sarawak.
Petugas Imigrasi Malaysia mengamankan 20 warga Indonesia dalam penggerebekan markas judi online di Sarawak.

Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa beberapa orang tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah untuk berada di Malaysia dan juga telah tinggal lebih lama dari pas yang diizinkan.

Semua yang ditahan diduga telah melakukan berbagai kesalahan di bawah Undang-Undang Imigrasi 1959/63 serta Peraturan-Peraturan Imigrasi 1963. Mereka dibawa ke Kantor Imigrasi Bintulu untuk proses dokumentasi sebelum dikirim ke Depot Tahanan Imigrasi untuk tindakan lebih lanjut.

Baca Juga : Sarawak Deportasi 136 WNI Bermasalah, Termasuk 10 Anak-Anak

Operasi ini telah dilaksanakan dengan lancar tanpa insiden yang tidak diinginkan, menunjukkan komitmen berkelanjutan Jabatan Imigrasi Malaysia dalam meningkatkan penegakan hukum imigrasi, khususnya di provinsi Sarawak.

Imigrasi Malaysia juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap hukum imigrasi oleh semua pihak, untuk menghindari tindakan hukum yang sewajarnya serta memastikan negara bebas dari infiltrasi aktivitas yang tidak sehat. (ndo)

71 WNI Bermasalah Dipulangkan dari Sarawak via Entikong

BERIKABARNEWS l ENTIKONG – Sebanyak 71 Warga Negara...

Petugas KJRI Kuching mendampingi pemulangan 71 WNI bermasalah melalui PLBN Entikong dari Sarawak Malaysia.

AirBorneo Akui Bangkok Masuk Rencana Ekspansi, Namun Belum Ajukan Rute

BERIKABARNEWS l KUCHING – Maskapai penerbangan AirBorneo mengakui...

AirBorneo mengklarifikasi bahwa rute penerbangan langsung Kuching-Bangkok masih dalam tahap perencanaan ekspansi.

AirBorneo Hadirkan Penerbangan Langsung Kuching–Bangkok

BERIKABARNEWS l KUCHING – Kabar mengenai rencana pembukaan...

Suasana Bandara Internasional Suvarnabhumi di Bangkok Thailand yang menjadi tujuan rencana penerbangan langsung AirBorneo dari Kuching.

Asyik Main Judi Online di Kafe, WNI Asal Kalimantan Divonis 6 Bulan Penjara di Sarawak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Keseruan bermain judi online...

Ilustrasi seorang WNI divonis pengadilan Sarawak, Malaysia, terkait kasus judi online dan pelanggaran imigrasi.

Manuskrip Langka Sultan Tengah Ditemukan, Sarawak Bidik Pengakuan Dunia UNESCO

BERIKABARNEWS l SARAWAK – Penemuan manuskrip langka peninggalan...

Manuskrip langka Sultan Tengah abad ke-16 yang ditemukan di Sarawak dan ditargetkan masuk daftar warisan dunia UNESCO.

Selundupkan 2.253 Telur Penyu, Warga Sambas Divonis 12 Bulan Penjara di Sarawak

BERIKABARNEWS l KUCHING – Seorang warga negara Indonesia...

Barang bukti 2.253 butir telur penyu ilegal yang disita aparat Malaysia dalam operasi di Sarawak dari WNI asal Sambas, Kalimantan Barat.

berita terkini