Musrenbang RKPD 2027, Pontianak Evaluasi Pembangunan dan Susun Prioritas

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Musrenbang RKPD Kota Pontianak Tahun 2027.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memanfaatkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 sebagai momentum untuk mengevaluasi capaian sekaligus menyusun arah kebijakan pembangunan ke depan.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menegaskan forum ini tidak hanya membahas realisasi program 2025–2026, tetapi juga merumuskan langkah strategis untuk tahun 2027.

“Musrenbang ini menjadi ajang evaluasi dan perencanaan agar pembangunan lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya usai membuka kegiatan di Aula Sultan Syarif Alkadrie, Kamis (2/4/2026).

Sejumlah capaian pembangunan turut disoroti, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan publik yang masuk delapan besar nasional serta nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK yang mencapai 91. Capaian ini mencerminkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Namun, tantangan juga dihadapi, terutama terkait penurunan pendapatan daerah akibat kebijakan efisiensi dan regulasi pusat. Salah satunya berdampak pada turunnya pendapatan sektor parkir.

Baca Juga : Wali Kota Edi Dukung Anggelia Meryciana Wakili Kalbar di Puteri Indonesia 2026

Di sektor transportasi, pertumbuhan kendaraan yang pesat belum sebanding dengan kapasitas jalan. Kondisi ini memicu kemacetan di sejumlah titik.

Sebagai solusi, Pemkot Pontianak akan melakukan penataan simpang jalan, termasuk di kawasan Tanjung Raya. Selain itu, pembangunan flyover, duplikasi Jembatan Kapuas III, dan outer ring road terus diusulkan sebagai solusi jangka panjang.

Di bidang infrastruktur, peningkatan kapasitas jalan melalui pembebasan lahan juga menjadi prioritas, termasuk pengembangan jalan strategis dan pembangunan bundaran di Pontianak Utara.

Sementara itu, penanganan banjir dilakukan melalui optimalisasi drainase, pengadaan pompa, hingga rencana pembangunan sistem kanal terpadu sebagai solusi jangka panjang.

Dalam pelayanan air bersih, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nipah Kuning telah beroperasi, meski tantangan ketersediaan air baku saat kemarau masih menjadi perhatian.

Di sektor lingkungan, pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpadu (SPALD-T) terus berjalan. Pengelolaan sampah juga diarahkan pada sistem modern berbasis lingkungan, termasuk pengolahan menjadi produk bernilai tambah.

Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pembangunan ruang publik seperti waterfront, masjid terapung, dan taman tematik terus digencarkan.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Lanjutkan Pembangunan Waterfront Segmen Gang Kamboja–H Mursyid

Dari sisi sosial, angka kemiskinan di Pontianak berada di kisaran 4 persen. Pemerintah kota menargetkan penurunan melalui program pemberdayaan, sekaligus menekan angka pengangguran dengan peningkatan kualitas SDM.

Ketua DPRD Kota Pontianak, Satarudi, menekankan agar perencanaan pembangunan difokuskan pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Anggaran harus diarahkan ke program produktif, bukan kegiatan seremonial,” tegasnya.

Ia juga mendorong penguatan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, pusat, hingga sektor swasta melalui program CSR untuk mendukung pembangunan infrastruktur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, mengingatkan pentingnya Musrenbang sebagai forum strategis, bukan sekadar rutinitas administratif.

Menurutnya, pembangunan harus fokus, terarah, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Ia juga mendorong inovasi pendanaan di tengah keterbatasan anggaran serta penyederhanaan regulasi guna menarik investasi.

“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kota Pontianak berharap dapat merumuskan program prioritas yang tepat sasaran, sekaligus mempercepat terwujudnya kota yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.*

Budaya Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyaksikan Ikan Arwana yang tampil pada Festival Oriental Khatulistiwa 2026 di PCC.

Ladies Program APEKSI Kalimantan Gelar Workshop Pokok Telok

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Ladies Program dalam rangkaian...

Para peserta Ladies Program APEKSI se-Kalimantan mengikuti pelatihan membuat pokok telok.

Wali Kota Edi: Raker APEKSI Jadi Wadah Cari Solusi Fiskal Kota-Kota di Kalimantan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang juga selaku Ketua Komwil V APEKSI Regional Kalimantan saat diwawancarai awak media.

Wali Kota se-Kalimantan Gowes Keliling Pontianak, Tanam Pohon dan Tabur Bibit Ikan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana akhir pekan di...

Rombongan Wali Kota se-Kalimantan peserta Raker Komwil V APEKSI Regional Kalimantan gowes bareng berkeliling mengitari Kota Pontianak.

Sambut Peserta APEKSI se-Kalimantan, Wako Edi Ajak Nikmati Kuliner Khas Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi...

Para Wali Kota maupun yang mewakili Pemerintah Kota hadir pada jamuan makan malam dalam rangka Raker Komwil V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Regional Kalimantan 2026 di Kota Pontianak.

Wali Kota Edi Tekankan Pentingnya Bela Negara di Era Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berjabat tangan dengan peserta Sosialisasi Bela Negara.

berita terkini