Pemprov Kalbar Perkuat Transparansi Keuangan dan Genjot PAD Berbasis Digital

Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Harisson menyampaikan jawaban eksekutif dalam Rapat Paripurna DPRD Kalbar di Pontianak.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus meningkatkan kualitas pembangunan.

Mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Kalbar Harisson menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalbar di Pontianak, Senin (22/6/2026).

Dalam rapat tersebut, Sekda Harisson menyampaikan jawaban resmi pemerintah daerah atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Selain membahas laporan pertanggungjawaban anggaran, forum tersebut juga menjadi momentum bagi Pemprov Kalbar untuk menjelaskan perubahan regulasi terkait pengelolaan barang milik daerah agar aset pemerintah dapat dimanfaatkan secara lebih optimal dan produktif.

Harisson menegaskan, penguatan kapasitas fiskal menjadi salah satu fokus utama Pemprov Kalbar di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika fiskal nasional yang terus berkembang.

Menurutnya, daerah tidak bisa terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Karena itu, diperlukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kemandirian daerah melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan.

“Di tengah dinamika perekonomian dan tantangan fiskal yang ada, kami terus melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya melalui optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah berbasis digital,” ujarnya.

Baca Juga : Sekda Kalbar Dorong ASN Adaptif dan Humanis Hadapi Era Digital

Transformasi layanan berbasis digital menjadi salah satu strategi utama yang kini terus diperkuat. Selain mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, digitalisasi juga dinilai mampu menekan potensi kebocoran pendapatan daerah.

Pemprov Kalbar menilai digitalisasi sistem pendapatan akan mendorong efisiensi administrasi sekaligus memperkuat transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Di sisi lain, pengelolaan anggaran yang lebih efektif selama 2025 disebut mulai menunjukkan hasil positif terhadap sejumlah indikator pembangunan daerah.

Harisson mengungkapkan, beberapa capaian makro pembangunan menunjukkan tren yang menggembirakan, termasuk penurunan angka kemiskinan, perbaikan prevalensi stunting, hingga menurunnya tingkat pengangguran terbuka.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari efektivitas program sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas intervensi kesehatan di berbagai daerah.

Program jaring pengaman sosial dan pemberdayaan ekonomi lokal disebut mulai memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kemiskinan, sementara kolaborasi lintas sektor membantu menekan kasus stunting di kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Baca Juga : Gubernur Ria Norsan di HUT Maju Tresno: Budaya Adalah Tuntunan, Bukan Sekadar Tontonan

Selain itu, pembukaan lapangan kerja baru dan berbagai program pelatihan vokasi juga dinilai berkontribusi dalam menyerap tenaga kerja lokal.

Menutup penyampaiannya, Harisson menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

Menurutnya, hubungan kemitraan yang harmonis antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan DPRD menjadi fondasi penting dalam melahirkan kebijakan strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi yang solid, Pemprov Kalbar optimistis pembangunan daerah akan terus bergerak menuju Kalimantan Barat yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.*

Harisson Tegaskan Reformasi Birokrasi Kalbar Bukan Sekadar Urusan Dokumen

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Harisson saat membuka asistensi SAKIP dan Zona Integritas di Kantor BPSDM Kalbar, Pontianak.

Sekda Kalbar Dorong ASN Adaptif dan Humanis Hadapi Era Digital

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Sekda Kalbar Harisson membuka pelatihan Satpol PP dan workshop perangkat daerah di Aula BPSDM Kalimantan Barat.

Gubernur Ria Norsan di HUT Maju Tresno: Budaya Adalah Tuntunan, Bukan Sekadar Tontonan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Keberagaman budaya di Kalimantan...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menghadiri HUT ke-62 Kesenian Kuda Kepang Maju Tresno di Siantan Hulu, Pontianak.

Gubernur Ria Norsan Dorong Santri Jadi Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan saat menghadiri wisuda Pondok Tahfidz Ashqaf di Pendopo Gubernur Kalbar.

Harganas 2026, Sekda Harisson Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kalimantan Barat,...

Sekda Kalbar Harisson menghadiri peringatan Harganas 2026 di Halaman Museum Provinsi Kalbar bersama masyarakat Pontianak.

Pimpin Mabida Pramuka Kalbar, Ria Norsan Ajak Pramuka Aktif Bina Generasi Muda

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat, Ria...

Ria Norsan saat dilantik sebagai Ketua Mabida Gerakan Pramuka Kalimantan Barat oleh Ketua Kwarnas Budi Waseso di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar.

berita terkini