56 WNI Korban Sindikat Online Scam di Myanmar Dipulangkan ke Indonesia

Pemulangan WNI korban sindikat online scam dari Myawaddy Myanmar oleh KBRI Yangon. (dok. KBRI Yangon)

BERIKABARNEWS l MYAWADDY – Sebanyak 56 warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya menjadi korban sindikat penipuan daring dan judi daring di Myawaddy, Myanmar, kini memasuki tahap pemulangan ke Tanah Air. KBRI Yangon mengumumkan pada Senin (8/12/2025) bahwa seluruh WNI tersebut telah memulai perjalanan awal menuju Mae Sot, Thailand, sebagai langkah pertama sebelum dipulangkan ke Indonesia.

Dalam keterangan resminya, KBRI Yangon menjelaskan bahwa rombongan sudah dipindahkan dari wilayah Myawaddy yang selama ini dikenal sebagai lokasi aktivitas online scam, termasuk KK Park dan Shwe Kokko. Setelah tiba di Mae Sot, mereka dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Bangkok sebelum diterbangkan ke Indonesia menggunakan penerbangan komersial pada 9 Desember 2025.

Pemulangan ini merupakan gelombang pertama dari total sekitar 300 WNI yang berada dalam pengawasan otoritas Myanmar sejak operasi penertiban kejahatan siber dimulai pada Oktober lalu.

Sebelum diberangkatkan, para WNI telah melalui prosedur standar seperti pendataan, verifikasi identitas, perekaman biometrik, dan pemeriksaan kesehatan. KBRI Yangon menegaskan bahwa proses pemulangan ini merupakan hasil negosiasi panjang dengan otoritas Myanmar, serta melibatkan dukungan teknis dari KBRI Bangkok yang membantu dalam proses lintas perbatasan dan koordinasi penerbangan.

Baca Juga : Bareskrim Telusuri Sumber Gelondongan Kayu Terbawa Banjir di Sumatera

Situasi keamanan di Myawaddy yang dinamis membuat proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat dari otoritas Myanmar. KBRI Yangon terus memantau pergerakan secara real-time dan berkoordinasi erat dengan KBRI Bangkok untuk memastikan keselamatan seluruh WNI selama perjalanan.

KBRI Yangon menegaskan bahwa keselamatan WNI tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Upaya pemulangan akan terus dilanjutkan untuk ratusan WNI lain yang masih berada dalam pengawasan otoritas setempat.

Pemerintah Indonesia kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai tawaran kerja di luar negeri, terutama yang tidak melalui jalur resmi. Iming-iming pekerjaan dengan keuntungan besar kerap berakhir pada jebakan penipuan dan eksploitasi, termasuk sindikat online scam yang marak di wilayah Asia Tenggara. (dew)

 

Sumber :

Kemlu.go.id

Prabowo Instruksikan Solar Rp15.000 per Liter untuk Nelayan Kapal 30-200 GT

BERIKABARNEWS l BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan kebijakan pemerintah terkait harga khusus solar Rp15.000 per liter bagi nelayan kapal berukuran 30 hingga 200 GT sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto.

Ramai Disorot, Kejagung Pastikan Pengusutan Program MBG Tidak Dihentikan

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan...

Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna menjelaskan bahwa pengusutan Program Makan Bergizi Gratis tetap berlanjut meski pengumpulan data telah selesai.

Indonesia Bidik Generasi Muda Jadi Inovator AI, Siapkan Tata Kelola Kecerdasan Buatan

BERIKABARNEWS l JENEWA – Pemerintah Indonesia menargetkan generasi...

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan visi Indonesia membangun generasi muda sebagai inovator AI pada WSIS Forum 2026 di Jenewa, Swiss.

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Senilai Rp5 Triliun

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW)...

Ketua IPW memberikan pernyataan terkait dukungan kepada Kortastipidkor Polri dalam penyelidikan dugaan korupsi pasokan batu bara untuk PLTU.

Kematian Ibu Hamil di Intan Jaya Jadi Sorotan, DPR Minta Investigasi Independen

BERIKABARNEWS l – Kematian seorang ibu hamil di...

Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, yang kembali menjadi sorotan setelah meninggalnya seorang ibu hamil saat terjadi kontak tembak di wilayah konflik.

Pendaftaran PPG Calon Guru 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

BERIKABARNEWS l JAKARTA – Pendaftaran PPG Calon Guru...

Ilustrasi - Kemendikdasmen kembali membuka pendaftaran PPG Calon Guru 2026 bagi lulusan S-1 dan D-IV untuk memperoleh sertifikat pendidik.

berita terkini