BERIKABARNEWS l KUALA LUMPUR – Tim Nasional (Timnas) Putri Indonesia tampil luar biasa dengan memastikan diri sebagai juara Piala AFF Wanita 2026 usai membungkam Laos 5-0 pada laga final yang digelar di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (22/7/2026) malam WIB.
Kemenangan telak tersebut sekaligus menjadi penutup sempurna perjalanan Garuda Pertiwi di turnamen ini. Berkat pesta lima gol ke gawang Laos, Indonesia sukses mempertahankan gelar juara Piala AFF Wanita yang sebelumnya diraih pada edisi 2022.
Sejak awal pertandingan, Timnas Putri Indonesia langsung mendominasi jalannya laga.
Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-33 ketika Sydney Hopper berhasil memecah kebuntuan. Gol tersebut membawa Garuda Pertiwi unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, permainan Indonesia semakin agresif. Laos kesulitan membendung serangan yang dibangun skuad Garuda Pertiwi sehingga gawang mereka kembali kebobolan empat kali.
Baca Juga : Atlet Pontianak Veddriq Leonardo Rebut Emas World Climbing Series di Prancis
Isabelle Nottet memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-48. Selang tujuh menit, Estella Loupatty mencatatkan namanya di papan skor untuk membawa Indonesia unggul 3-0.
Dominasi Indonesia terus berlanjut. Felicia de Zeeuw mencetak gol keempat pada menit ke-67 sebelum Emily Nahon menutup pesta gol Garuda Pertiwi lewat gol pada menit ke-83. Skor 5-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Keberhasilan ini memastikan Timnas Putri Indonesia kembali mengangkat trofi Piala AFF Wanita sekaligus mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar juara dalam dua edisi berturut-turut atau back-to-back.
Baca Juga : Forprov II KORMI Kalbar Berakhir, Kota Pontianak Pimpin Perolehan Medali
Pencapaian tersebut mengulang kesuksesan Garuda Pertiwi pada Piala AFF Wanita 2022, ketika Indonesia keluar sebagai juara setelah mengalahkan Kamboja di partai final.
Gelar juara yang kembali diraih pada edisi 2026 menjadi bukti konsistensi perkembangan sepak bola putri Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Dominasi yang diperlihatkan sepanjang laga final juga menunjukkan kualitas Garuda Pertiwi sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola putri di level regional.*
