Trump Sambut Gencatan Senjata Thailand–Kamboja

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pernyataan terkait gencatan senjata Thailand dan Kamboja. (instagram.com/potus)

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan selamat kepada para pemimpin Thailand dan Kamboja atas tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan pada Sabtu. Kesepakatan tersebut mengakhiri bentrokan perbatasan yang berlangsung selama beberapa pekan dan menimbulkan puluhan korban jiwa.

Melalui unggahan di platform Truth Social pada Minggu (28/12/2025), Trump memuji langkah kedua negara sebagai keputusan yang cepat dan adil. Ia menyebut kesepakatan tersebut sebagai hasil yang “cepat dan tegas” dalam meredakan konflik.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua pemimpin besar atas kecemerlangan mereka dalam mencapai kesimpulan yang cepat dan sangat adil ini,” tulis Trump.

Trump juga menyinggung peran Amerika Serikat dalam upaya mediasi internasional. Ia menyatakan Washington bangga dapat berkontribusi dalam proses perdamaian bersama China dan Malaysia, seraya mendorong organisasi internasional agar lebih aktif menjaga stabilitas global.

Pernyataan senada disampaikan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio yang menyambut baik gencatan senjata tersebut dan meminta kedua pihak segera menghormati komitmen yang telah disepakati.

Konflik bersenjata di wilayah perbatasan Thailand dan Kamboja sebelumnya menimbulkan dampak kemanusiaan yang signifikan. Sedikitnya 47 orang dilaporkan tewas, sementara lebih dari satu juta warga terpaksa mengungsi selama hampir tiga minggu pertempuran.

Baca Juga : Thailand Optimistis Gencatan Senjata Permanen dengan Kamboja

Dalam kesepakatan gencatan senjata, kedua negara sepakat menghentikan tembak-menembak, membekukan pergerakan pasukan, serta membuka jalan bagi warga sipil untuk kembali ke rumah masing-masing.

Seiring tercapainya kesepakatan tersebut, China turut mengambil peran dalam membangun kepercayaan kedua belah pihak. Menteri Luar Negeri China Wang Yi menggelar pertemuan dengan para menteri luar negeri Thailand dan Kamboja untuk membahas langkah lanjutan menuju perdamaian yang berkelanjutan.

Beijing menegaskan pentingnya memperkuat kepercayaan timbal balik agar gencatan senjata dapat berjalan secara menyeluruh dan permanen. Upaya diplomasi bersama dari berbagai negara ini diharapkan mampu menciptakan stabilitas jangka panjang di kawasan perbatasan yang selama ini rawan konflik. *

 

Sumber :

AFP

Tragedi Gunung Sampah di Cebu: 4 Tewas, Puluhan Hilang

BERIKABARNEWS l CEBU – Suasana duka dan ketegangan...

Tumpukan sampah runtuh di TPS Binaliw, Cebu, Filipina. (Dok. AFP)

Trump Tegaskan AS Akan Pertahankan Kendali atas Venezuela Lebih Lama

BERIKABARNEWS l KYIV – Presiden Amerika Serikat Donald...

Donald Trump menyampaikan pernyataan tentang pengawasan AS terhadap Venezuela. (Dok. AP)

Rusia Serang Kyiv dengan Rudal dan Drone, 4 Tewas dan 25 Luka-luka

BERIKABARNEWS l KYIV – Rusia kembali melancarkan serangan...

Kebakaran dan kerusakan di Kyiv akibat serangan udara Rusia, Januari 2026. (Dok. AFP)

Trump Ungkap Rencana Serangan Darat ke Kartel Narkoba Meksiko

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald...

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pernyataan terkait rencana serangan darat terhadap kartel narkoba di Meksiko. (instagram.com/whitehouse)

Trump Hidupkan Lagi Rencana Akuisisi Greenland, Opsi Militer Dibahas

BERIKABARNEWS l WASHINGTON – Ketegangan diplomatik di wilayah...

Presiden AS Donald Trump berbicara soal rencana akuisisi Greenland sebagai bagian strategi keamanan Arktik. (instagram.com/whitehouse)

Bukan Sekadar Tuduhan, Maduro Nyatakan Tak Bersalah di Pengadilan AS

BERIKABARNEWS l NEW YORK – Mantan Presiden Venezuela...

Nicolas Maduro diborgol dan dibawa oleh pasukan AS setelah penangkapannya di Caracas. (x.com/Kikinroks1)

berita terkini