BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mendorong 24 suku di Kalbar ikut menampilkan kekayaan budaya melalui Lomba Tari Multi Etnis se-Kalbar.
Pesan tersebut disampaikan Krisantus saat membuka Lomba Tari Multi Etnis dalam rangkaian Pontianak Karnival Khatulistiwa PACAK 2026 di Panggung PACAK Pontianak, Sabtu (15/8/2026).
Kompetisi yang diikuti seniman muda dari berbagai daerah di Kalimantan Barat ini tidak hanya menjadi ajang mencari juara. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang kreativitas sekaligus upaya memperkuat toleransi dan persatuan antaretnis.
Baca Juga : Paskibraka Kalbar Dikukuhkan, Gubernur Ria Norsan Titip Pesan Jaga Kekompakan
Krisantus mengatakan keberagaman budaya merupakan aset Kalimantan Barat yang harus dijaga bersama. Menurutnya, perbedaan budaya seharusnya menjadi kekuatan yang mempererat persatuan, bukan memisahkan masyarakat.
Ia berharap seluruh etnis di Kalimantan Barat dapat terlibat dalam kegiatan kebudayaan serupa pada masa mendatang.
“Saya ingin 24 suku berpartisipasi. Ada tarian Melayu, tarian Dayak, tarian Bugis, tarian Jawa, tarian Sunda, tarian Madura, Tionghoa. Saya ingin seluruh suku yang ada di Kalbar ini berpartisipasi,” tegas Krisantus.
Menurut Krisantus, Lomba Tari Multi Etnis juga menjadi panggung untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya daerah.
Keaslian gerakan serta nilai yang terkandung dalam setiap tarian tradisional, kata dia, perlu dijaga sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Kalbar.
Baca Juga : Pemprov Kalbar Siap Selaraskan RKPD dan APBD 2027 dengan Kebijakan Nasional
Kegiatan tersebut sekaligus memberi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, mencintai, mempelajari, dan mengembangkan warisan budaya leluhur.
Kolaborasi melalui seni dan budaya diharapkan dapat mempererat kebersamaan masyarakat Kalimantan Barat yang memiliki beragam latar belakang etnis.
Melalui Lomba Tari Multi Etnis PACAK 2026, pemerintah mendorong budaya dari berbagai etnis terus berkembang sekaligus menjadi sarana memperkuat persatuan di Kalimantan Barat.*
