Jadi Pusat Pelestarian Budaya, Wagub Krisantus Resmikan Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu di Sanggau

Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan meresmikan Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu di Desa Embala Sanggau sebagai pusat pelestarian budaya Dayak.

BERIKABARNEWS l SANGGAU – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, meresmikan Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu di Desa Embala, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Sabtu (6/6/2026).

Peresmian rumah adat tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Dayak sekaligus memperkuat identitas masyarakat adat di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Krisantus menegaskan bahwa rumah adat bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol persatuan dan ruang hidup bagi masyarakat adat untuk menjaga tradisi leluhur agar tetap lestari.

Ia berharap Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul masyarakat, pusat kegiatan budaya, hingga lokasi pelaksanaan ritual adat Dayak.

“Saya ucapkan selamat atas peresmian Roming Ompuk Domauk Panu ini. Saya berharap rumah adat ini dijaga dan dipelihara dengan baik sebagai tempat melestarikan budaya dan mempererat persaudaraan masyarakat,” ujar Krisantus.

Baca Juga : Wagub Krisantus Dorong Transformasi Layanan Air Berbasis Teknologi

Menurutnya, keberadaan rumah adat memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal agar tetap diwariskan kepada generasi muda.

Rumah adat tersebut juga diharapkan menjadi sarana edukasi budaya bagi anak-anak dan generasi muda untuk mengenal adat istiadat, seni, bahasa, serta filosofi hidup masyarakat Dayak.

Selain itu, bangunan ini akan difungsikan sebagai balai pertemuan warga untuk kegiatan musyawarah dan berbagai agenda kemasyarakatan lainnya.

Baca Juga : Program Jagung PKK Bengkayang Diharapkan Perkuat Ekonomi Keluarga

Tidak hanya itu, Roming Ompuk Domauk Panu juga diproyeksikan menjadi tempat penyelenggaraan upacara adat dan ritual budaya agar tradisi masyarakat Dayak tetap terjaga keasliannya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap hadirnya rumah adat ini dapat menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat eksistensi budaya Dayak di Kabupaten Sanggau.

Kini, Rumah Adat Roming Ompuk Domauk Panu berdiri sebagai simbol pelestarian budaya dan kebersamaan masyarakat adat di Desa Embala.**

Karhutla Jadi Perhatian Bersama, Gubernur Ria Norsan Tekankan Pentingnya Pencegahan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengimbau masyarakat mencegah karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan.

Ekonomi Kalbar Lampaui Nasional, Pemprov Fokus pada Kesejahteraan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat...

Pj Sekda Kalbar Hendra dalam konferensi pers APBN/APBD Kalimantan Barat di Kantor Gubernur Kalbar.

Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ria Norsan Ajak Pemuda Bangun Kalbar

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar)...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Aula Garuda, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak.

Terima Aspirasi Mahasiswa, Gubernur Ria Norsan Paparkan Langkah Strategis Pemerintah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Ria...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan berdialog dengan mahasiswa Universitas Panca Bhakti Pontianak saat menerima aspirasi di Kantor Gubernur Kalbar.

Hotspot Karhutla Kalbar Nihil, Ria Norsan Minta Kewaspadaan Tetap Ditingkatkan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Jumlah titik panas (hotspot)...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan meski titik panas tercatat nihil.

Pemprov Kalbar Permanenkan Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Kapuas I

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat...

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memimpin rapat koordinasi penetapan permanen rekayasa lalu lintas angkutan barang di Duplikasi Jembatan Kapuas I.

berita terkini