Wajah Baru Puskesmas Paris II dan Siantan Tengah, Layanan Kesehatan Pontianak Kian Modern

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama jajaran Forkopimda menggunting pita menandai diresmikannya Puskesmas Parit H Husin II.

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak terus memperkuat layanan kesehatan dasar melalui peresmian Puskesmas Parit H Husein (Paris) II dan Puskesmas Siantan Tengah yang telah rampung dibangun pada akhir 2025. Peresmian ini menjadi langkah nyata modernisasi fasilitas kesehatan demi meningkatkan kenyamanan dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menegaskan, kehadiran gedung baru harus diiringi peningkatan mutu layanan.

“Dengan gedung yang baru ini, pelayanan harus semakin meningkat. Masyarakat harus lebih mudah, nyaman dan cepat mendapatkan layanan kesehatan,” ujarnya usai meresmikan Puskesmas Paris II di Komplek Pemda Jalur II, Jalan Parit H Husein II, Kamis (12/2/2026).

Wajah baru bangunan gedung Puskesmas Parit H Husin II.
Wajah baru bangunan gedung Puskesmas Parit H Husin II.

Menurut Edi, modernisasi tidak berhenti pada pembangunan fisik. Pemerintah juga terus memperbarui peralatan medis agar pemeriksaan semakin akurat dan berkualitas. Ia memastikan pembangunan dan rehabilitasi puskesmas lain seperti Batu Layang, Tambelan Sampit, dan Kampung Bangka juga akan dilanjutkan.

“Alat-alat kesehatan akan terus kita perbarui supaya kualitas pemeriksaan semakin baik,” tambahnya.

Meski demikian, Edi menekankan bahwa transformasi layanan kesehatan tidak hanya soal gedung dan teknologi. Aspek pelayanan menjadi perhatian utama, dengan kepuasan masyarakat sebagai tolok ukur keberhasilan.

“Jangan sampai pasien yang datang sudah sakit, malah tambah tidak nyaman karena pelayanan yang kurang ramah. Layanilah dengan senyum dan empati,” pesannya kepada tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, menjelaskan kedua puskesmas kini telah dilengkapi Instalasi Gawat Darurat (IGD), yang sebelumnya belum tersedia.

“Tahun lalu belum ada IGD, sekarang sudah tersedia dan bisa melayani masyarakat. Memang untuk sementara belum buka sampai sore karena masih membutuhkan tambahan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Lindungi 5.747 RT/RW dan Relawan lewat Jaminan Sosial

Dari sisi fasilitas, modernisasi juga mencakup pengadaan alat USG untuk pemeriksaan kehamilan. Saptiko memastikan seluruh puskesmas di Kota Pontianak kini telah memiliki layanan USG dengan dokter yang telah mendapat pelatihan khusus.

“Ini sangat membantu pelayanan ibu hamil. Selain itu, peralatan laboratorium juga sudah diperbarui untuk meningkatkan kualitas pemeriksaan,” jelasnya.

Kapasitas layanan di puskesmas baru tersebut tergolong tinggi. Pada awal operasional, jumlah kunjungan pasien bisa mencapai 200 orang per hari. Secara umum, rata-rata kunjungan di puskesmas se-Kota Pontianak berkisar antara 100 hingga 200 pasien setiap hari.

Pelayanan didukung dokter umum, dengan kunjungan berkala dokter spesialis anak dan kandungan di beberapa puskesmas. Selain itu, setiap kecamatan kini telah memiliki layanan psikolog guna menjawab kebutuhan kesehatan mental remaja dan masyarakat.

Baca Juga : Pemkot Pontianak Evaluasi Data Jelang Publikasi Pontianak Dalam Angka 2026

Sistem rujukan juga telah terintegrasi, terutama bagi peserta BPJS Kesehatan yang dapat dirujuk ke rumah sakit sesuai indikasi medis. Penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) sesuai standar Kementerian Kesehatan turut diimplementasikan, yakni pelayanan berbasis kelompok usia, bukan lagi hanya berdasarkan jenis penyakit.

“Bangunan sudah sesuai prototipe Kemenkes dan sistem layanan juga kita sesuaikan. Ini bagian dari transformasi pelayanan kesehatan dasar yang lebih modern dan responsif,” tutup Saptiko.

Dengan wajah baru dan sistem layanan yang semakin terintegrasi, Pemkot Pontianak berharap kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat seiring hadirnya fasilitas yang lebih modern, humanis, dan mudah diakses.*

Kualitas Udara Berbahaya, Siswa Pontianak Kembali Belajar dari Rumah

BERIKABARNEWS l PONTIANAK — Pemerintah Kota Pontianak melalui...

Ilustrasi - Siswa di Pontianak mengikuti pembelajaran dari rumah setelah kualitas udara masuk kategori berbahaya.

Life Skill Jadi Bekal Masyarakat di Kawasan Rawan Narkoba Pontianak

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak...

Wakil Wali Kota Bahasan saat membuka Bimbingan Teknis Life Skill pada Kawasan Rawan Narkotika Di Kota Pontianak Tahun 2026, Selasa (6/10/2026).

Sekda Pontianak Minta Kadis Kuasai Anggaran, Jangan Bergantung pada Staf

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sekretaris Daerah Kota Pontianak...

Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah ketika membuka Rapat Evaluasi terhadap Raperda dan Rancangan Peraturan Kepala Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 di Hotel Golden Tulip, Selasa (6/10/2026).

Logo Hari Jadi ke-255 Pontianak Resmi Diluncurkan, Angkat Tema Tangguh Bersahabat

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak resmi...

Pemerintah Kota Pontianak meluncurkan logo Hari Jadi ke-255 Pontianak, Senin (5/10/2026).

Perkuat Mitigasi Risiko PBJ, Pemkot Pontianak Ingatkan Pentingnya Perencanaan

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak memperkuat...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Bimtek Mitigasi Risiko Hukum PBJ dan Perlindungan Hukum bagi Pelaku Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak” di Hotel Ibis, Senin (5/10/2026).

78 Tim Ramaikan Wali Kota Cup II 2026, Pontianak Dorong Sport Tourism

BERIKABARNEWS l PONTIANAK – Sebanyak 78 tim mengikuti...

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat membuka Kejuaraan Bola Basket Wali Kota Cup II di GOR Perbasi Pontianak, Minggu (4/10/2026) malam.

berita terkini